www.riau12.com
Selasa, 18-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Bupati Siak Prioritaskan Gaji Pegawai, Gajinya Sendiri Dibayar Paling Akhir
Selasa, 07-10-2025 - 11:19:26 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Siak – Bupati Siak, Afni Z, mengambil langkah tak biasa terkait pembayaran gaji aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. Dalam arahannya kepada Sekretaris Daerah, Kepala BKD, dan seluruh kepala Perangkat Daerah (PD), Afni meminta agar gaji dan tunjangannya sebagai bupati dibayarkan terakhir, setelah seluruh pegawai ASN dan non-ASN menerima haknya.

“BKD wajib prioritaskan gaji ASN dan non-ASN dibayarkan tepat waktu. Kalau gaji saya terlambat, artinya masih ada pegawai yang belum menerima haknya,” kata Afni, Senin (6/10/2025).

Bupati Afni menegaskan, kebijakan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap bawahannya. Ia menilai keterlambatan gaji bukan sekadar masalah teknis, tetapi berdampak langsung terhadap kehidupan rumah tangga pegawai.

Selain soal pembayaran gaji, Afni juga menekankan pentingnya disiplin pegawai dan pengawasan anggaran. Ia meminta agar seluruh kepala PD menindak tegas pegawai yang jarang masuk kerja, tidak berada di tempat, maupun potensi kebocoran anggaran daerah.

Kondisi fiskal Kabupaten Siak saat ini dikatakannya berada di ambang kritis. Belanja pegawai daerah telah menembus sekitar Rp1,1 triliun per tahun, atau lebih dari separuh total APBD yang hanya sekitar Rp2 triliun, padahal idealnya hanya 30 persen dari APBD. Tahun depan, dana transfer pusat juga diperkirakan akan berkurang.

Untuk mengantisipasi hal ini, Afni mendorong seluruh PD bekerja lebih kreatif dan produktif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta jemput bola ke kementerian agar memperoleh dukungan dana dari APBN. “Setiap ASN harus ikut menjaga ruang fiskal tetap sehat demi kemaslahatan rakyat,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, Bupati Afni berharap dapat menjadi contoh kepemimpinan yang adil, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kesejahteraan pegawai.




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Prioritaskan Gaji Pegawai, Gajinya Sendiri Dibayar Paling Akhir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved