www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Diduga Tak Transparan, Warga Kampung Suka Mulya Layangkan Mosi Tak Percaya kepada Penghulu
Senin, 06-10-2025 - 14:53:20 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK – Ratusan warga Kampung Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, menyatakan mosi tidak percaya terhadap Penghulu mereka, Aminur Setiadi, dan mendesaknya untuk mundur dari jabatan.

Desakan itu muncul setelah warga menemukan sejumlah kejanggalan dalam penggunaan dana kampung yang dinilai tidak transparan, tidak terealisasi, serta adanya sikap arogan dari sang penghulu.

Aksi penolakan tersebut disampaikan warga dalam audiensi terbuka yang digelar di Aula Kantor Kampung Suka Mulya, Jumat (3/10/2025). Dalam forum itu, warga bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Sekretaris Desa, Bendahara Desa, serta beberapa anggota Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) menandatangani pernyataan bersama meminta agar Penghulu segera dinonaktifkan dari jabatannya.

“Berdasarkan temuan yang kami dapatkan serta jawaban Penghulu yang tidak sesuai, kami menyampaikan mosi tidak percaya kepada Penghulu Kampung Suka Mulya dan meminta agar mundur dari jabatannya,” ujar M. Nur Hoppy, perwakilan warga, Senin (6/10/2025).

Menurut Hoppy, salah satu dugaan penyimpangan adalah proyek pengerasan jalan tahun anggaran 2024 senilai Rp30 juta yang tidak terealisasi, namun sudah tercantum dalam laporan pertanggungjawaban.

“SPJ-nya menggunakan dokumentasi tahun 2023. Lebih parah lagi, uangnya disimpan oleh penghulu dengan alasan bendahara tidak berani memegangnya,” ungkap Hoppy.

Selain itu, warga juga menyoroti dugaan penyimpangan lain seperti program ternak sapi, pengadaan ikan lele, penjualan bebek, dana PAK, karang taruna, Linmas, Irmas, hingga dana pemuda yang jika dijumlahkan mencapai ratusan juta rupiah.

“Dana pemuda dan karang taruna setiap tahun cair Rp20 juta. Selama lima tahun berarti Rp100 juta, tapi uangnya tidak jelas. Bahkan ketika pemuda minta alat olahraga seharga Rp200 ribu, katanya tidak ada uang,” tambahnya.

Sikap arogansi penghulu juga dibenarkan Sekretaris Desa Suka Mulya, Egi Nurahman.
“Penghulu pernah bilang kalau tidak ada dia, kampung ini tidak akan jadi apa-apa. Saya jawab, kalau tidak ada warga, bapak juga tidak akan jadi penghulu,” ucap Egi.

Menanggapi hal tersebut, Aminur Setiadi  membantah tudingan warga. Ia mengklaim seluruh kegiatan dijalankan sesuai aturan, dan beberapa dana yang belum digunakan masih dalam penyimpanan dirinya menunggu pemeriksaan resmi dari Inspektorat.

“Untuk tahun 2024 belum ada pemeriksaan. Jika nanti saya terbukti bersalah, uangnya akan saya kembalikan. Pemeriksaan keuangan ada prosedurnya, dan saya siap bertanggung jawab,” jelas Aminur.

Terkait mosi tidak percaya, Aminur menyebut hal itu sebagai hak masyarakat. “Itu hak warga, tapi saya juga belum tahu berapa banyak yang benar-benar tidak percaya,” ujarnya menutup.

Hingga kini, warga menunggu tindak lanjut resmi dari Bapekam dan Pemerintah Kecamatan Dayun terkait permintaan mereka agar penghulu dinonaktifkan sementara, sambil menunggu hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Siak.




 
Berita Lainnya :
  • Diduga Tak Transparan, Warga Kampung Suka Mulya Layangkan Mosi Tak Percaya kepada Penghulu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved