www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Program PMT Telur Rebus di Siak Jadi Sorotan, Pejabat dan Kepala PAUD Dipanggil Jaksa
Jumat, 26-09-2025 - 10:01:06 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak terus mendalami dugaan korupsi dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur rebus di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak pada tahun anggaran 2023 dan 2024.

Penyelidikan yang sudah berjalan sejak 10 Juli 2025 itu menyasar sejumlah pihak, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), hingga kepala sekolah PAUD. Mereka dipanggil jaksa untuk dimintai keterangan.

Kasi Intel Kejari Siak, Frederick Christian Simamora, menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional dan bebas dari intervensi.
“Penyelidikan ini murni profesional, tidak bisa diintervensi kepentingan apapun. Kami tegaskan tidak ada kaitannya dengan seleksi Sekda. Mahadar tidak termasuk dalam pencairan anggaran kasus telur rebus ini,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Nama Mahadar, mantan Kepala Disdikbud Siak yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda), sempat dikaitkan dengan kasus tersebut. Namun, Kejari memastikan Mahadar tidak terlibat.

 Anggaran PMT Capai Rp4,4 Miliar

Supriyadi, yang saat itu menjabat sebagai KPA, mengungkapkan bahwa pada 2023 anggaran PMT telur rebus mencapai Rp2,08 miliar dengan penerima manfaat sebanyak 9.902 murid dari 350 PAUD se-Kabupaten Siak.
“Murid penerima manfaat adalah kelompok bermain, TK, dan TPA,” jelasnya.

Pada 2024, anggaran meningkat menjadi Rp2,41 miliar dengan jumlah penerima manfaat 13.489 murid dari 423 PAUD. Kenaikan tersebut merupakan instruksi Bupati Siak kala itu, Alfedri, agar RA (Raudhatul Athfal) di bawah Kementerian Agama juga dimasukkan sebagai penerima manfaat.

Mekanisme Penyaluran Berubah

Kepala Disdikbud Siak, Fakhrurrozi, menambahkan bahwa mekanisme penyaluran program turut mengalami perubahan. Pada 2023, dana ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat agar orang tua membeli telur sendiri. Namun pada 2024, sistem diganti dengan distribusi telur bebek rebus melalui pihak ketiga.
“Telur rebus langsung diberikan ke anak-anak penerima manfaat melalui mekanisme distribusi,” ujarnya.

Selain pejabat Disdikbud, sejumlah kepala PAUD dan TK juga sudah dipanggil Kejari. Salah satunya Kepala PAUD Bina Kasih di Kecamatan Bungaraya pada 21 Agustus 2025, berdasarkan surat resmi Kejari Siak bernomor 417/L.4.17/Fd.1/08/2025.

 Fokus Penyelidikan

Frederick menegaskan, penyelidikan bertujuan untuk memastikan ada atau tidaknya penyimpangan dalam penggunaan anggaran yang totalnya mencapai lebih dari Rp4,4 miliar selama dua tahun terakhir.
“Tujuannya jelas, kami ingin memastikan apakah anggaran digunakan sesuai peruntukan atau justru ada indikasi penyalahgunaan,” tegasnya.

Kejari Siak menyatakan penyelidikan masih berlanjut, dan tidak menutup kemungkinan akan ada pihak lain yang dipanggil untuk dimintai keterangan.




 
Berita Lainnya :
  • Program PMT Telur Rebus di Siak Jadi Sorotan, Pejabat dan Kepala PAUD Dipanggil Jaksa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved