www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Afni Zulkifli Terkejut, Enam ASN di Siak Diduga Absen Lebih dari Setahun tapi Tetap Terima Gaji
Rabu, 17-09-2025 - 10:05:18 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Siak – Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengaku terkejut dengan hasil investigasi internal yang dilakukan pihaknya. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan lima hingga enam orang aparatur sipil negara (ASN) di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak masuk kerja lebih dari satu tahun, namun tetap menerima gaji secara rutin.

Temuan ini disampaikannya pada Selasa (16/9/2025). Afni menilai kasus tersebut merupakan bentuk kebocoran anggaran yang merugikan daerah dan harus segera ditindak.

“Ini salah satu kebocoran anggaran yang membebani keuangan daerah. Saya sangat sayang dengan staf, dan ingin jadi pemimpin yang juga disayang staf. Tapi aturan tetap harus ditegakkan. Ini demi menjaga keadilan dan efisiensi anggaran,” tegasnya.

Afni memastikan, pegawai yang terbukti melanggar akan diberhentikan dari jabatannya. Ia menekankan tidak boleh ada pembiaran terhadap pelanggaran disiplin, apalagi yang berdampak pada keuangan daerah.

Saat ini, sekitar Rp1,1 triliun atau 45 persen dari total asumsi Rp2,2 triliun RAPBD-P dialokasikan untuk belanja pegawai. Menurut Afni, anggaran sebesar itu harus dikelola secara efektif dan tepat sasaran agar tidak sia-sia, serta bisa dialihkan ke program pembangunan yang lebih produktif.

Ia juga telah meminta Inspektorat dan seluruh Kepala OPD memperketat pengawasan terhadap kehadiran pegawai serta memperkuat sistem pengendalian internal untuk mencegah kasus serupa terulang kembali.

“Ini juga soal menjaga kepercayaan rakyat Siak. Jangan sampai ada yang tidak bekerja tapi tetap menerima hak. Itu tidak adil bagi pegawai lain yang sudah bekerja keras, dan juga tidak adil bagi rakyat Siak yang susah mencari pekerjaan,” pungkasnya.




 
Berita Lainnya :
  • Afni Zulkifli Terkejut, Enam ASN di Siak Diduga Absen Lebih dari Setahun tapi Tetap Terima Gaji
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved