www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pengadaan Chromebook Rp17,4 Miliar di Siak Mulai Disorot Aparat, 49 SMP Belum Terima Bantuan
Jumat, 12-09-2025 - 11:29:04 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak tercatat menggelontorkan anggaran fantastis, sebesar Rp17,4 miliar dalam dua tahun terakhir untuk pengadaan perangkat Chromebook.

Langkah ini disebut sebagai upaya menyiapkan siswa SMP di Siak agar lebih terbiasa dengan teknologi digital sebelum melanjutkan ke jenjang SMA.

Kepala Disdikbud Siak, Fakhrurrozi, didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Herman, menyebut ide pengadaan ini merupakan kebijakan dari bupati saat itu.

“Tujuannya bagus, agar anak-anak kita di Siak bisa terbiasa dengan teknologi sejak SMP. Sehingga begitu masuk ke SMA, tidak ada lagi yang gagap teknologi,” ujar Fakhrurrozi, Kamis (11/9/2025).

Pada 2023, pengadaan perdana dilakukan dengan anggaran Rp14,8 miliar untuk membeli 2.817 unit Chromebook merek Axioo dengan harga Rp5,2 juta per unit. Sementara di 2024, kembali digelontorkan anggaran Rp2,6 miliar untuk tambahan 500 unit dengan merek dan harga yang sama. Total, hingga kini sudah ada 3.317 unit Chromebook yang didistribusikan ke sekolah.

Meski begitu, dari 83 SMP negeri di Siak, 49 sekolah masih belum mendapatkan bantuan. Skema distribusi yang diterapkan, perangkat tersebut diserahkan ke sekolah lalu dipinjamkan kepada siswa agar bisa digunakan belajar di rumah.

Fakhrurrozi menegaskan pemilihan merek Axioo didasarkan pada rekomendasi Kementerian Pendidikan dan ketersediaan stok di pasaran. Proses pengadaan, lanjutnya, juga dilakukan melalui e-katalog dengan pemenang tender berasal dari Jakarta.

Namun, di tengah upaya memperkuat literasi digital siswa, pengadaan Chromebook di daerah mulai ikut menjadi sorotan aparat penegak hukum. Belum ada keterangan lebih lanjut soal potensi penyelidikan, namun isu ini disebut mulai mendapat perhatian.




 
Berita Lainnya :
  • Pengadaan Chromebook Rp17,4 Miliar di Siak Mulai Disorot Aparat, 49 SMP Belum Terima Bantuan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved