www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Deputi Badan Gizi Nasional Tinjau Siak, Targetkan 50 Dapur MBG dengan Perputaran Rp45 Miliar
Kamis, 04-09-2025 - 15:02:04 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK – Program Prioritas Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai digerakkan di Kabupaten Siak dengan target 164 ribu penerima manfaat, termasuk ibu hamil. Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Tigor Pangaribuan, meninjau langsung kesiapan daerah tersebut, Rabu (3/9/2025).
Kunjungan Tigor disambut Bupati Siak, Afni, di Rumah Dinas Bupati Siak, Komplek Perumahan Rakyat Abdi Praja. Dalam pertemuan itu, Tigor menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya dapur MBG.
“Untuk Siak, minimal 50 dapur MBG harus segera disiapkan agar program berjalan optimal,” jelas Tigor.
Selain infrastruktur, ia menegaskan pentingnya ketersediaan bahan pangan lokal. Menurutnya, program MBG dirancang untuk menyerap hasil pertanian dan peternakan masyarakat, mulai dari beras, sayur, ayam, telur, hingga ikan.
“Jika program ini berjalan penuh, satu dapur MBG bisa mengeluarkan uang sekitar Rp900 juta per bulan. Artinya, jika ada 50 dapur di Siak, perputaran uang bisa mencapai Rp45 miliar,” ujarnya.
Bupati Siak, Afni, menegaskan dukungannya terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, pondok pesantren, hingga masyarakat untuk menanam sayuran dan beternak ayam maupun ikan guna mendukung pasokan pangan lokal.
“Dengan begitu kebutuhan pangan MBG tidak sepenuhnya bergantung dari luar daerah. Kalau semua beli dari luar, justru bisa menimbulkan inflasi di Siak,” ungkap Afni.
Saat ini, 16 dapur MBG di Siak sudah mulai beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan. Afni berharap seluruh dapur dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok desa.
“Alhamdulillah dari 50 dapur yang direncanakan, 16 sudah dalam proses operasional. Bahkan di pekarangan rumah dinas, kami sudah mulai menanam sayuran sebagai contoh bagi masyarakat,” ucapnya.




 
Berita Lainnya :
  • Deputi Badan Gizi Nasional Tinjau Siak, Targetkan 50 Dapur MBG dengan Perputaran Rp45 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved