Bentak Bupati Afni, Manajemen PT SSL Dikritik LAKR: “Keuntungan Dibawa ke Jakarta, Rakyat Siak Terabaikan
Jumat, 29-08-2025 - 13:11:46 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Lembaga Anti Korupsi Riau (LAKR) mengecam keras sikap arogan manajemen PT Sumber Seraya Lestari (SSL) yang dinilai telah merendahkan marwah Bupati Siak, Afni, saat pertemuan penyelesaian konflik dengan warga Desa Tumang, beberapa hari lalu.
Direktur LAKR, Armilis, menegaskan bahwa tindakan membentak Bupati Afni sangat keterlaluan dan tidak bisa ditolerir. Ia bahkan menyerukan pencabutan izin operasional perusahaan jika menimbulkan keresahan di Siak. “Kalau menimbulkan kegaduhan, izin operasional PT SSL harus segera dicabut dan perusahaan diminta hengkang dari daerah ini,†tegas Armilis di Pekanbaru, Kamis (28/7/2025).
Armilis menilai keberadaan PT SSL selama puluhan tahun justru menimbulkan konflik dengan masyarakat Desa Tumang. Menurutnya, ketegangan berkepanjangan ini merupakan akumulasi dari kekecewaan warga yang merasa hasil alam dieksploitasi tanpa memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
“Siak kaya dan berlimpah dengan sumber daya alam, tetapi keuntungan perusahaan dibawa ke Jakarta bahkan ke luar negeri, sementara infrastruktur di daerah masih banyak yang rusak. Sikap arogan manajemen PT SSL yang membentak Bupati Afni sama saja merendahkan marwah masyarakat Siak bahkan Riau,†ujar Armilis.
Sebagai advokat senior, Armilis juga menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Afni yang memiliki komitmen tinggi untuk membangun Siak. “Empatinya terhadap kondisi ekonomi masyarakat sangat tinggi. Latar belakangnya sebagai aktivis terlihat jelas dalam kebijakan yang berpihak kepada rakyat,†tambahnya.
Armilis mengajak masyarakat dan tokoh-tokoh Siak untuk mendukung kebijakan Bupati Afni yang berani menegakkan aturan terhadap perusahaan yang meresahkan. “Bupati sudah melaksanakan tugasnya untuk mencari solusi konflik. Kalau perusahaan tidak mau mengikuti aturan pemerintah daerah dan terus membuat masalah, maka PT SSL harus hengkang dari Siak,†tegasnya.
Komentar Anda :