www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Klarifikasi APHI Soal Video Viral, Muller: Pertemuan Bupati Siak dan PT SSL Tanpa Bentak-bentakan
Senin, 25-08-2025 - 13:11:31 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK – Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Provinsi Riau, Muller Tampubolon, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video pertemuan antara Bupati Siak, Afni Zulkifli, dengan perwakilan PT Seraya Sumber Lestari (SSL).
Muller menjelaskan, pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari undangan Pemerintah Kabupaten Siak pada Kamis (21/8/2025) yang membahas penyelesaian konflik lahan di sektor kehutanan melalui pendekatan pentahelix. Atas inisiatif APHI, kemudian dilakukan pertemuan non formal pada Sabtu (23/8/2025) untuk mencari solusi damai.
“Pertemuan itu bertujuan menjalin komunikasi secara lebih santai dan menemukan win-win solution terkait konflik di PT SSL. Yang hadir dari PT SSL hanya salah satu manajemen, bukan pemegang saham,” ujar Muller, Minggu (24/8/2025).
Dalam pertemuan, Bupati Siak menyampaikan tawaran fasilitasi lahan tambahan seluas 2 ribu hektare melalui addendum izin, serta meminta agar PT SSL menyetujui penerapan Restorative Justice (RJ) bagi pelaku yang telah ditetapkan tersangka atas kasus penyerangan dan pembakaran fasilitas perusahaan.
Menanggapi hal itu, pihak manajemen PT SSL menegaskan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. PT SSL juga mengungkapkan bahwa kerusakan akibat penyerangan sangat besar, menimbulkan trauma pada karyawan dan keluarga, bahkan menyebabkan salah satu manajer meninggal dunia karena tidak mendapat perawatan medis setelah klinik perusahaan ikut dibakar massa.
Namun, pertemuan yang berlangsung kurang dari sepuluh menit itu berakhir deadlock. Menurut Muller, Bupati Siak menyatakan akan mengusulkan pencabutan izin PT SSL ke Kementerian Kehutanan dan menghentikan pembahasan. Sementara pihak PT SSL memilih meninggalkan tempat karena merasa tidak diberi kesempatan menyampaikan permasalahan secara utuh.
“Dengan ini saya sampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut tidak ada aksi saling bentak antara Bupati Siak dan PT SSL, karena saya juga hadir langsung,” tegas Muller.



 
Berita Lainnya :
  • Klarifikasi APHI Soal Video Viral, Muller: Pertemuan Bupati Siak dan PT SSL Tanpa Bentak-bentakan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved