www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kas Daerah Siak Tersisa Sekitar Rp 16 Miliar, Sementara Kewajiban yang Harus Segera Dibayar Mencapai 3 Kali Lipat
Senin, 21-07-2025 - 10:39:33 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK-  Pemkab Siak tengah menghadapi kondisi keuangan yang ketat. Kas daerah hingga saat ini hanya tersisa sekitar Rp16 miliar, sementara beban kewajiban yang harus segera dibayarkan mencapai tiga kali lipat dari jumlah tersebut.


Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Siak Afni, Minggu (20/7/2025). Menurutnya, situasi ini menuntut pengelolaan keuangan daerah yang hati-hati, transparan, dan berorientasi pada skala prioritas.

“ya bukan cukup atau tidak cukup waktu, tapi bagaimana memutuskan kewajiban mana yang harus didahulukan, dan bagaimana konsekuensinya jika ada yang tertunda. Di sinilah pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan setiap rupiah uang rakyat,” kata Afni.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Siak tetap berupaya memenuhi kewajiban dasar. Gaji ke-13 pegawai sudah dibayarkan meski baru satu komponen, beberapa utang telah dilunasi, dan sejumlah kegiatan penting di organisasi perangkat daerah (OPD) masih bisa dibiayai. Afni memastikan jika ada dana masuk kembali, pembayaran gaji guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di seluruh kabupaten akan menjadi salah satu prioritas.

“Kami mohon kesabaran masyarakat. Semua ini sedang kami susun dan tata ulang. Perlahan, kami akan penuhi hak-hak yang tertunda,” ujarnya.

Afni juga menyebut, sempitnya ruang fiskal ini merupakan bagian dari warisan struktural yang harus diselesaikan dengan pembenahan sistemik. Ia menyebut sangat penting melakukan efisiensi dan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.

Ia membandingkan kondisi Siak dengan Kota Surabaya yang sudah lebih dulu membangun sistem digital pemerintahan sejak 15 tahun lalu. Saat Siak baru memulai e-budgeting, Surabaya sudah menerapkan sistem e-performance, di mana kinerja setiap pegawai terpantau secara digital dan terbuka, bahkan dapat diakses publik.

“Kita memang belum sampai ke sana. Tapi kita harus mulai. Kalau tidak bisa selesai di masa saya, saya pastikan saya meletakkan pondasinya,” katanya.

Afni menyatakan, transparansi harus menjadi budaya baru di lingkungan birokrasi Pemkab Siak. Ia menginginkan agar laporan-laporan keuangan tidak lagi hanya bisa diakses oleh kalangan terbatas, tetapi terbuka bagi semua masyarakat, dari petani hingga buruh.

“Kelak, siapa pun bisa tahu berapa anggaran yang dikeluarkan untuk irigasi atau pendidikan. Tak boleh ada ruang bagi prasangka, apalagi fitnah. Pemerintahan harus bisa dipertanggungjawabkan secara dunia dan akhirat,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Afni menyampaikan  proses pembenahan ini akan menunjukkan hasil secara bertahap. Tahun ini, kata dia, mungkin menjadi tahun yang berat, tapi ia optimistis lima tahun mendatang akan menjadi masa bangkitnya Siak.

“Tahun ke-2 Siak tertengkak-tengkak, tahun ke-3 mulai berjalan, tahun ke-4 mulai berlari, dan tahun ke-5 siap berlari kencang,” ujarnya. (***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Kas Daerah Siak Tersisa Sekitar Rp 16 Miliar, Sementara Kewajiban yang Harus Segera Dibayar Mencapai 3 Kali Lipat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved