Dianggarkan Setiap Tahun, Namun DPRD Masih Pertanyakan Air Bersih di Siak yang Hitam dan Berbau
SIAK -Riau12.com- Keluhan masyarakat secara terus menerus dan hampir setiap hari terjadi, membuat pimpinan DPRD Kabupaten Siak menjadi gerah. Bagaimana tidak, setiap tahun anggaran air bersih sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat menjadi prioritas.
Demikian dikatakan Ketua DPRD Siak Indra Gunawan. Disebutkan Indra Gunawan, anggaran untuk pelayanan air bersih ini tak pernah diusik, karena setiap keluarga memerlukan air bersih dalam aktivitasnya, dan itu tak bisa ditawar-tawar.
“Dengan anggaran ini, kami nilai pelayanan membaik, tapi ternyata menimbulkan keluhan dari masyarakat yang menjadi pelanggan,†kata Indra Gunawan, Rabu (16/4/2025) siang.
Tak ingin berlarut larut, sekaligus menjawab keresahan masyarakat, DPRD melaksanakan rapat dengar pendapat terkait alokasi anggaran Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, berkaitan dengan pengelolaan air bersih di Kabupaten Siak, Senin (14/4/2025) lalu.
RDP ini didasari dengan Surat Keluar Kabupaten Siak Nomor: 170/DPRD/156 yang ditanda tangani oleh Ketua DPRD Indra Gunawan pada Jumat, 11 April 2025.
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan menyebutkan, dia memimpin RDP, bersamanya ada Sujarwo yang merupakan Ketua Komisi II, dan sejumlah anggota DPRD lainnya.
“Persoalan air bersih ini menjadi sangat serius, ketika tidak kunjung ada perubahan dari tahun ke tahun, sementara setiap tahun dianggarkan,†tegas Ketua Indra Gunawan.
Ditambahkan Sujarwo, sementara ada PPTK yang bahkan sudah mengelola air bersih ini 10 tahun, dan mestinya ada peningkatan, ini seolah jalan di tempat pelayanan yang diberikan, jika tak ingin disebut terus menurun.
“Anggaran diberikan, warga tetap membayar, namun tidak terlihat perbaikan kualitas pelayanan,†kata Sujarwo.
Plt Kadis PU Tarukim Siak Junaidi SE MM, mengatakan akan mempelajari perihal pelayanan air bersih ini.
“Maaf saya masih Plt. Akan saya rapatkan dengan Kepala UPT, PPTK dan Kepala Unit, sehingga semua menjadi terang benderang. Saya tidak mau juga masyarakat dirugikan atas buruknya pelayanan kami,†kata Junaidi.
Berikan waktu untuk memperbaiki ini, sehingga pelayanan menjadi lebih baik ke depannya. Terlebih anggaran sudah disiapkan, semestinya hal ini tidak terjadi.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :