Berikan Apresiasi, Wabup Husni Merza Akui Baznas Sangat Membantu dalam Pengentasan Kemiskinan di Siak
Riau12.com-SIAK– Wakil Bupati Siak Husni Merza mengakui peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten Siak dalam membantu pemerintan mengentaskan kemiskinan. Hal itu diucapkannya saat menghadiri peringatan hari ulang tahun Baznas Siak ke -24, Kamis (16/1/2025).
“Kami menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar Baznas Siak dalam mendukung kerja-kerja pemerintah, khususnya dalam penanganan kemiskinan dan program-program kolaborasi lainnya yang bersifat mandatori,†ujar Husni Merza.
Ia mengatas namakan Pemkab Siak mengucapkan Selamat ulang tahun ke-24 untuk Baznas. Ia berharap Baznas terus tumbuh untuk menjalankan program di Siak.
“kami banyak-banyak terima kasih kepada Baznas kabupaten Siak, karena keberadaan Baznas ini luar biasa dalam mendukung, melengkapi, dan menyempurnakan kerja-kerja pemerintah, terutama dalam penanganan kemiskinan serta kegiatan lainnya,†ujarnya.
Menurut Husni, program kolaborasi yang dilaksanakan bersama mitra potensial telah membawa Siak pada kondisi yang jauh lebih baik.
Ia berharap agar Baznas Kabupaten Siak terus berkembang dan mampu menjadi pelopor pengelolaan zakat yang unggul di tingkat nasional.
“Kami berharap Baznas Kabupaten Siak ini, seiring waktu berjalan, semakin memantapkan dirinya,†katanya.
Saat ini Baznas Siak sudah menjadi yang terbaik di regional Sumatera. Ia berharap agar ke depan dapat menjadi yang terbaik di Indonesia dengan prestasi-prestasi cemerlang yang telah ditorehkan.
Sementara itu, Ketua Baznas Siak Samparis menjelaskan, berdasarkan hitungan pusat kajian strategis Baznas RI, potensi zakat di Kabupaten Siak kurang lebih Rp 681 miliar. Ini terdiri dari berbagai sektor, seperti zakat penghasilan, zakat peternakan, zakat pertanian, zakat ASN, dan lainnya.
“Dari kategori zakat ada dua, yakni zakat Fitrah dan zakat Mal. Untuk zakat Fitrah, Baznas Kabupaten Siak sifatnya hanya mencatat dan dicatat di luar neraca Baznas,†katanya.
“Sedangkan untuk zakat mal, menjadi sumber zakat di Baznas Kabupaten Siak sampai sejauh ini dan sumber zakat yang masih mendominasi adalah zakat penghasilan ASN,†katanya.
Menurutnya, tren dari tahun ke tahun semakin menurun, karena potensi zakat di sumber lain mulai diperoleh. Zakat penghasilan ASN pernah mendominasi sampai 90 persen dari sumber zakat Baznas Siak, namun sekarang tinggal 50 persen.
“Sumber zakat lain yang dimaksud adalah zakat penghasilan, zakat pertanian, zakat emas atau barang mulia lainnya, zakat uang simpanan di bank dan lainnya,†ujarnya.
Baznas Kabupaten Siak menyiapkan dua wadah bagi para muzakki untuk memberikan zakatnya. Bisa dikumpulkan melalui Baznas itu sendiri dan bisa lewat Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang ada di setiap kecamatan.
Dalam 5 tahun terakhir, 2019-2023 Baznas telah mengumpulkan zakat mal sebesar Rp 101.444.171.436. Tren pengumpulan zakat 5 tahun terakhir ini, terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2019, Baznas mengumpulkan zakat dari muzakki sebesar Rp 15.968.105.321, sedangkan di tahun 2020 mengalami kenaikan 10,87 persen yakni sebesar Rp 17.704.114.961.
Pada 2021, pengumpulan zakat kembali mengalami kenaikan sebesar Rp 20.754.498.631 atau kenaikan 17,23 persen.
Pada 2022, Baznas Siak kembali mencatat kenaikan pengumpulan zakat sebesar Rp 21.970.966.243 atau kenaikan 5,86 persen.
Pada 2023, juga mengalami kenaikan sebesar Rp 25.046.486.280 atau kenaikan 14 persen. Sedangkan untuk 2024, Baznas Siak mengumpulkan zakat sebesar Rp 32.000.000.000. (***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :