Diskusi Bersama FCDO Kedutaan Inggris dan TAF, Pemkab Jabarkan TAKE Tentang Siak Kabupaten Hijau
Jumat, 22-11-2024 - 10:11:55 WIB
Riau12.com-SIAK SRI INDRAPURA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Siak, Indra Purnama, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fauzi Asni serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Budhi L Yuwono, mengadakan diskusi bersama Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) dari Kedutaan Inggris, The Asia Foundation (TAF), dan Fitra Riau.
Pertemuan ini membahas implementasi program "Siak Kabupaten Hijau" di Ruang Rapat Sri Indrapura Meeting Room, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Rabu (20/11/2024).
Dalam diskusi ini, Fitra Riau, sebagai bagian dari kolaborasi tata kelola "Siak Kabupaten Hijau," turut memberikan masukan dan advokasi. Fitra Riau mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah agar program dapat berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata.
Program Kabupaten Hijau ini sejalan dengan visi Kabupaten Siak, yakni: “Terwujudnya Kabupaten Siak yang Maju dan Sejahtera dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis dan Berbudaya Melayu serta Menjadi Tujuan Pariwisata di Sumateraâ€. Selain itu, program ini mendukung semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs.
Pjs Bupati Siak, Indra Purnama menegaskan pentingnya kolaborasi multi pihak untuk menciptakan dampak positif di masyarakat. “Kami berupaya membina kampung dan desa agar mandiri dalam tata kelola sumber daya alam yang seimbang dan merata. Meskipun ada desa yang kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA)-nya masih rendah, program ini diharapkan dapat membantu mereka berinovasi,†ujarnya.
Indra juga menambahkan bahwa SDM yang baik dapat mendorong pelaksanaan inovasi pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Selain itu, ia berharap muncul inovasi baru yang mampu melindungi sekaligus memanfaatkan lingkungan secara bijak.
Sementara itu, Kepala Bappeda Siak, Budhi L Yuwono menjelaskan, mekanisme tata kelola Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE). Program ini memberikan alokasi anggaran khusus bagi masyarakat yang mengelola sumber daya alam secara ramah lingkungan.
“Dampak nyata dari TAKE sudah dirasakan masyarakat. Program ini berlandaskan peraturan Siak Kabupaten Hijau dan bertujuan melestarikan serta melindungi lingkungan,†ujar Budhi.
Dengan pendekatan ini, Pemkab Siak berharap program "Siak Kabupaten Hijau" dapat menjadi contoh pelopor dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mendorong keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.
Komentar Anda :