www.riau12.com
Selasa, 25-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Telan Uang Rakyat Rp 3 Miliar, Lalu Apa Kabar Kasus Taman Burung Jauhari Siak?
Kamis, 03-10-2024 - 14:21:42 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- SIAK - Proyek pembangunan taman burung di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, yang merupakan proyek sarana penunjang ekowisata sempat bermasalah hingga sejumlah pejabat di Kabupaten Siak sempat diperiksa tindak pidana korupsi (tipikor) Polres Siak. Namun hingga Oktober 2024, belum jelas duduk perkara ini.

Proyek pembangunan Taman Burung Jauhari ini menelan Rp 1,79 miliar dari APBD Siak tahun. Pembangunan sempat mangkrak selama 2 tahun bahkan jaring yang sudah dipasang sempat hilang dicuri. 

Pada 2017, Dinas Pariwisata Siak kembali menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk melanjutkan pembangunan taman burung ini. Rp 3 miliar uang rakyat Siak tertelan oleh pembangunan tersebut. 

Masyarakat menilai pembangunannya itu merupakan proyek gagal yang harus diusut hingga tuntas. 

Bangunan taman itu terdiri dari 13 tiang besi penyangga jaring-jaring dan bangunan tembok untuk petugas piket dan toilet. Warga Mempura sendiri tertawa melihat bangunan tersebut. 

Sementara itu Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi melalui Kasat Reskrim, AKP Bayu Ramadhan Effendi mengatakan akan menanyakan terlebih dahulu perkara tersebut ke bawahannya. Sebab, perkara tersebut sudah lama.

“Harus saya tanyakan dulu perkara ini,” ujarnya.

Kini kondisi Taman Burung Jauhari terkesan menyeramkan. Taman yang ditujukan untuk wisata edukasi anak-anak ini seperti tak layak dikunjungi.

Tak hanya kondisi bangunan kandangnya yang kusam, rumput liar yang menyergap bagian luar taman juga mengkhawatirkan. Orang tua khawatir anak-anak dipatuh hewan berbisa yang bisa saja bersembunyi di semak rerumputan liar tersebut

Yayan, petugas yang merawat burung-burung di taman itu mengaku tak bertanggung jawab dengan keselamatan pengunjung.

“Masalah lain itu kami tidak tahu, kami menjalani pekerjaan kami begini dengan baik,” ujar Yayan. 

Yayan tak menampik bahwa tingkat kunjungan di Taman Burung Jauhari belum ramai, meski biaya masuk yang dipatok cukup murah, Rp 5.000 untuk orang dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. 

Taman Burung Jauhari dihuni burung elang, lovebird, burung hantu, kakatua, murai, merpati, hingga merak. Jumlah burung belum terlalu banyak dan variatif.

“Kadang ada komunitas yang nitip untuk beberapa waktu, burungnya jadi banyak jumlahnya,” kata Yayan ramah.

Yayan tidak sendirian. Ia bersama 5 orang petugas lainnya dipekerjakan Dinas Pariwisata Siak secara bergantian untuk merawat burung-burung di taman ini. 

“Sebelum pakan habis kami sudah memberikan usulan ke dinas sehingga pakan tak pernah terputus, kami sangat menjaga ini,” katanya. (***)

Sumber: Riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Telan Uang Rakyat Rp 3 Miliar, Lalu Apa Kabar Kasus Taman Burung Jauhari Siak?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved