Pengaspalan dengan Anggaran Rp 8,2 Miliar, Stadion Siak Tahun Ini Mulai Direhabilitasi
Riau12.com-SIAK- Stadion Sepak Bola Sultan Ismail di Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau direhabilitasi dan dilakukan peningkatan fasilitas untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI tahun 2026 mendatang.
Sejumlah pembangunan fasilitas stadion sudah mulai dikerjakan dalam tahun ini mengingat Kabupaten Siak menjadi tuan rumah Porprov 2026 bersama Kota Dumai.
Saat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Siak tengah membangun pengaspalan jalan lingkar Stadion Sultan Ismail di sisi timur, tembusan ke jalan Hangtuang, Kelurahan Kampung Rempak.
Jalan itu nantinya dibuat dua jalur untuk arus masuk dan keluar stadion, dengan panjang sekitar 300 meter lebih. Pembangunan jalan menelan anggaran sebesar Rp8,2 miliar lebih melalui APBD murni tahun anggaran 2024.
Kepala Dispora Kabupaten Siak, Syafrizal melalui Kepala Bidang Olahraga, Saharuddin Siregar menyampaikan pengaspalan jalan lingkar stadion Sultan Ismail sebagai persiapan menjadi tuan rumah Porprov 2026 mendatang.
Ia menyebut pembangunan sejumlah fasilitas memang diperlukan karena cabor sepak bola dilaksanakan di Siak. Apalagi nanti peserta dari setiap kabupaten/kota akan berdatangan ke stadion tersebut.
"Jadi bisa dua akses jalan masuk, kalau satu kan sempit nanti, ada ribuan penonton nanti. Jadi bisa masuk dari pintu utama dan pintu depan Hotel Harmoni (sisi timur)," jelasnya dikonfirmasi, Rabu (21/8/2024).
Ia menjelaskan, Porprov XI Riau 2026 ini pertama kali dilaksanakan di dua kabupaten/kota sekaligus. Ada 40 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, Siak dijatah untuk menyelenggarakan pertandingan sebanyak 20 cabor dan Dumai 20 cabor.
"Untuk 20 cabor yang di Siak antara lain Sepakbola, Voli, Basket, Tenis Lapangan, Pencak Silat, Badminton dan lainnya. 20 cabor lagi dilaksanakan di Dumai," katanya.
Saharuddin merasa tenang karena pemilihan tuan rumah untuk Porprov XI Riau 2026 dilakukan jauh sebelum pelaksanaan, dengan begitu persiapan dapat dilakukan secara matang.
"Ya kita bisa menyiapkan venue terbaik sesuai standar, sehingga Porprov 2026 mendatang menjadi ajang menempa prestasi bagi atlet di setiap cabang olahraga yang ada di Riau," katanya.
Saat ini proses pengerjaan pengaspalan baru dalam tahap pengebase-an dua jalur. Pada plang pengumuman proyek tersebut, tertera tanggal kontrak berlaku sejak 6 Mei 2024 dengan nilai Rp 8.217.813.404,86 miliar.
Jangka waktu pelaksanaan selama 240 hari atau 8 bulan dengan kontraktor pelaksana adalah Purnama Karya Mekar Abadi, KSO dan konsultan pengawas PT Calvindam Jaya- CV Jasa Reka Mandiri Consultant.(***)
Sumber: Cakaplah
Komentar Anda :