Riau12.com-SIAK- Siak segera memiliki pabrik pupuk dengan kapasitas 8 ribu ton per hari. Pabrik pupuk akan beroperasi 10 bulan ke depan. Hal itu tentu saja mendapat apresiasi dari Bupati Siak Alfedri saat ground breaking atau pemancangan tiang perdana, Kamis (13/6).
Bupati menyambut baik masuknya investor pembangunan pabrik pupuk PT Saraswanti Group Indonesia di Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. “Pembangunan pabrik pupuk ini akan menggerakkan perekonomian di daerah, terutama membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Tualang,†kata bupati, Rabu (19/6).
Dengan beroperasinya pabrik pupuk sekitar April 2025, Bupati Alfedri mengharapkan mampu melayani keperluan pupuk di Kabupaten Siak. “Ada 246 ribu hektare perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Siak. Artinya, tinggi keperluan pupuk di Kabupaten Siak ini,†terang bupati.
Kapasitas pabrik ini diharapkan bupati mampu memenuhi kebutuhan pupuk di Kabupaten Siak.
Pemkab Siak selalu terbuka terhadap investor yang ingin berinvestasi ke Kabupaten Siak. Pemkab akan memberikan kemudahan pelayanan perizinan bagi para investor. “Siak dalam hal pelayanan investasi terbaik nomor dua se-Indonesia,†ungkap bupati.
Jadi, terkait izin di Siak cukup diselesaikan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kabupaten Siak akan maju apabila pelayanan perizinan investor diberikan kemudahan.
CEO PT Saraswanti Group Indonesia Noegroho Hari Hardono mengatakan, dalam waktu dekat di Kecamatan Tualang bakal berdiri pabrik pupuk NPK yang diproduksi oleh PT Saraswanti.
Noegroho menjelaskan, pabrik pupuk yang diklaim pertama di Kabupaten Siak ini, nilai investasinya lebih kurang Rp1 triliun. “Usaha ini pertama kali kami dirikan di Sidoarjo Jawa Timur pada 1998 lalu,†jelasnya.
Usaha tersebut awalnya hanya sebuah pabrik pupuk berskala kecil, seiring berjalan waktu kesuksesan serta keberhasilan menghampiri PT Saraswanti.
Sekarang PT Saraswanti sudah maju dan berkembang menjadi lima divisi. “Lima divisi tersebut antara lain, pupuk, perkebunan kelapa sawit, laboratorium, properti, dan usaha lain,†sebutnya.
Dikatakannya, pabrik pupuk NPK Saraswanti yang sedang dibangun di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak ini, merupakan pabrik ke-7 dari seluruh pabrik pupuk NPK milik Saraswanti Group. “Insya Allah dalam waktu dekat, delapan bulan ke depan progres pembangunan pupuk ini selesai dan bisa beroperasi,†katanya
Dia tertarik melakukan pengembangan bisnis di Kawasan Industri Tanjung Buton, terutama untuk bongkar muat bahan baku pupuk yang didatangkan dari luar negeri.
PT Saraswanti tertarik atas apa yang disampaikan Bupati Alfedri, terkait bongkar muat bahan baku pupuk dari Pelabuhan Buton. Pelabuhannya lebar. Nanti pihaknya akan turun ke lapangan, untuk melihat langsung pengembangan investasi.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :