www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
BBKSDA Riau Pasang GPS Collar pada Gajah Liar di Tesso Tenggara untuk Cegah Konflik Manusia dan Satwa
Selasa, 11-11-2025 - 11:00:39 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama sejumlah mitra memasang alat pelacak GPS Collar pada salah satu individu gajah liar di kantong Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), yang populasinya terus terancam akibat perubahan bentang alam.

Kepala BBKSDA Riau Supartono menjelaskan, kegiatan pemasangan GPS Collar dilakukan pada 6 November 2025, secara kolaboratif bersama Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Yayasan TNTN, serta para pihak terkait di tingkat lapangan.

“Pemasangan dilakukan di kantong gajah Tesso Tenggara, yang berdasarkan data saat ini memiliki sekitar 30 individu gajah liar,” ujar Supartono, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, alat pelacak itu dipasang pada seekor gajah betina dewasa berusia sekitar 40 tahun dengan kondisi sehat dan berat badan sekitar 3.320 kilogram. Berdasarkan pengamatan, gajah tersebut merupakan individu betina dominan yang sering diikuti oleh kelompoknya.

Supartono mengungkapkan, proses pemasangan GPS Collar bukan pekerjaan mudah. Kegiatan ini membutuhkan persiapan matang, peralatan lengkap, koordinasi tim yang baik, dan perhitungan lapangan yang presisi.

“Tim harus memastikan keamanan gajah dan juga keamanan seluruh personel di lapangan,” jelasnya.

Untuk membantu pendekatan dan pengendalian situasi, tim juga melibatkan dua ekor gajah jinak dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas.

Lebih lanjut, Supartono mengatakan pemasangan GPS Collar bertujuan membangun sistem peringatan dini (early warning system) guna mengurangi interaksi negatif antara manusia dan gajah.

Selain itu, teknologi ini juga akan digunakan untuk memantau pergerakan gajah liar dan memperkuat basis data konservasi sebagai dasar kebijakan perlindungan satwa langka tersebut.

“Dengan terpasangnya GPS Collar ini, diharapkan pergerakan dan interaksi gajah dapat terpantau secara dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” tambahnya.

Ke depan, BBKSDA Riau bersama para mitra akan melakukan pemantauan dan pengolahan data GPS secara berkala untuk memastikan efektivitas alat dalam mencegah konflik gajah dengan masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Supartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap keberhasilan kegiatan ini.

“Semoga kolaborasi ini terus terjaga dan semakin memperkuat komitmen bersama dalam upaya konservasi Gajah Sumatera di Bumi Lancang Kuning,” tutupnya.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • BBKSDA Riau Pasang GPS Collar pada Gajah Liar di Tesso Tenggara untuk Cegah Konflik Manusia dan Satwa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved