PLN UID Riau-Kepri Mulai Tahap Persiapan Pembangunan Kabel Listrik Bawah Laut di Pulau Penyalai
Riau12.com-KUALA KAMPAR — Impian masyarakat Kecamatan Kuala Kampar, khususnya di Kelurahan Teluk Dalam, untuk menikmati listrik 24 jam segera terwujud. PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepri akan membangun jaringan listrik bawah laut di wilayah yang dikenal dengan sebutan Pulau Penyalai ini.
Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan kabar gembira tersebut kepada Riaupos.co, Rabu (22/10/2025) di Pangkalan Kerinci. Menurutnya, hingga saat ini masyarakat hanya menikmati listrik sekitar 12 hingga 15 jam per hari dari PLTD, sementara sisa waktu mengandalkan cahaya matahari.
“Kami sangat mengapresiasi rencana pembangunan jaringan kabel bawah laut oleh PT PLN UID Riau dan Kepri. Proyek ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Pulau Mendol,†ujar Bupati Zukri.
Kepastian realisasi pembangunan jaringan listrik bawah laut diketahui setelah Bupati Zukri mengikuti Rapat Koordinasi Pemeriksaan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) secara daring, Selasa (21/10/2025). Rapat tersebut membahas rencana penggelaran saluran kabel bawah laut tegangan menengah 20 kV dari Sokoi ke Pulau Mendol di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Pulau Mendol.
Rapat diikuti berbagai pihak terkait, antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Bappeda Pelalawan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Investasi/BKPM, serta tim PT PLN UID Riau dan Kepri.
Bupati Zukri menjelaskan bahwa dari hasil kajian awal, dampak ekologis proyek relatif kecil dan tidak signifikan terhadap lingkungan laut setempat. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendukung proses perizinan dan pelaksanaan proyek agar berjalan lancar.
“Setelah izin lingkungan selesai, pembangunan kabel bawah laut akan segera dimulai. Kami ingin masyarakat Pulau Mendol tidak lagi bergantung pada listrik terbatas, sehingga potensi ekonomi lokal, seperti pertanian padi, kelapa, dan sektor pangan lainnya, bisa dioptimalkan,†katanya.
Sementara itu, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangkalan Kerinci, Eykel Boy Ginting, menambahkan bahwa pekerjaan pembangunan kabel listrik bawah laut saat ini masih dalam proses pengurusan izin UKL dan UPL.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi terkait dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan atas dukungannya. Semoga izin segera rampung dan pembangunan kabel bawah laut ini bisa direalisasikan, sehingga ekonomi masyarakat di Pulau Penyalai meningkat,†tutupnya.
Dengan pembangunan jaringan listrik bawah laut ini, masyarakat Pulau Penyalai akan menikmati listrik penuh dan berkesinambungan, menandai era baru bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Komentar Anda :