Jalan Baru di Kerumutan: Seragam Putih Bersih, Ambulans Lancar, Pedagang Tersenyum
Riau12.com-Pelalawan – Hujan deras baru saja reda, tanah basah masih menyisakan genangan di tepi jalan lama yang rusak. Namun kini, pemandangan yang dulu akrab dengan lumpur dan kendaraan terjebak berganti dengan hamparan aspal hitam berkilau. Bagi warga Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, perubahan ini bukan sekadar jalan baru, melainkan napas baru kehidupan.
Di Dusun Bukit Garam, Rusmita (31), seorang guru SD, mengaku masih terharu melihat murid-muridnya datang ke sekolah dengan seragam putih bersih.
“Dulu mereka datang penuh lumpur, bahkan ada yang berjalan kaki hampir satu jam. Sekarang seragam putihnya benar-benar putih, hati saya ikut bahagia,†ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada dirasakan Abdul Raup (39), warga Dusun Air Kuning. Jalan mulus ini baginya lebih dari sekadar akses.
“Ambulans dulu sering tak bisa masuk saat darurat. Sekarang bisa melintas lancar, kami jauh lebih tenang,†katanya.
Manfaat serupa dirasakan Sri Wahyuni (42), pedagang sayur di Pasar Uki. Jika dulu perjalanan bisa lebih dari dua jam hingga sayur layu dan busuk, kini hanya 40 menit sudah sampai.
“Sayur segar, laku cepat, penghasilan saya naik. Jalan ini bukan sekadar aspal, tapi jalan menuju hidup yang lebih layak,†ucapnya haru.
Pekerjaan pengaspalan mencakup beberapa titik: Dusun Bukit Garam (956 meter patching overlay), Dusun Air Kuning (570 meter), Dusun Kopau depan SDN 002 (340 meter), Dusun Kopau setelah pasar (670 meter), dan Dusun Pematang Tengah Desa Mak Teduh (505 meter). Totalnya lebih dari tiga kilometer, hasil kerja sama PT EMP Energi Riau dengan pengawasan Dinas PUPR Pelalawan.
General Manager PT EMP Energi Riau, Agung Budi Darmoyo, menyebut program ini dirancang sejak survei Desember 2024 dan rampung pada April 2025.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat Kerumutan. Semoga jalan ini membawa manfaat luas,†katanya.
Rasa syukur warga berpuncak pada 27 Agustus 2025, saat Bupati Pelalawan H. Zukri SM, MM, meresmikan jalan tersebut.
“Kalau hanya mengandalkan keuangan daerah, mustahil semua cepat selesai. Terima kasih kepada EMP Energi Riau yang meringankan beban rakyat,†ucapnya.
Bupati Zukri juga berpesan agar masyarakat menjaga keberadaan perusahaan demi kelancaran produksi migas, sekaligus meminta dukungan untuk sektor pariwisata seperti Wisata Sungai Tasik dan Kampung Susu di Desa Beringin Makmur.
Kini, setiap roda sepeda anak-anak melaju tanpa lumpur, setiap ambulans lewat tanpa hambatan, dan setiap pedagang kecil tersenyum karena dagangannya laku, warga Kerumutan tahu: ini bukan sekadar jalan. Ini adalah bukti kepedulian, harapan, dan mimpi sederhana yang akhirnya menjadi nyata.
Komentar Anda :