www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Dugaan Malpraktik Khitan di Pelalawan: Polisi Periksa Kadiskes, Bocah 9 Tahun Tak Bisa Pulih Sepenuhnya
Rabu, 27-08-2025 - 14:57:09 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PELALAWAN – Kasus dugaan malpraktik khitan di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, memasuki babak baru. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pelalawan, Asril, ikut diperiksa penyidik Polres Pelalawan pada Senin (25/8/2025). Pemeriksaan dilakukan terkait pertanggungjawaban pihak dinas atas peristiwa yang membuat seorang bocah 9 tahun kehilangan sebagian alat vitalnya.

Kasi Humas Polres Pelalawan, Iptu Thomas Bernandes, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. “Kadiskes bersama Kepala Puskesmas Teluk Meranti dimintai keterangan oleh penyidik terkait kasus dugaan malpraktik khitan ini,” ujarnya.

 Kronologi Peristiwa

Peristiwa nahas itu terjadi pada 30 Juni 2025. Seorang bocah 9 tahun menjalani proses khitan oleh bidan berinisial Evi. Namun, tindakan medis tersebut berujung petaka.

Sudirman, kakek korban, menuturkan bahwa alat vital cucunya mengalami luka parah. “Awalnya kami kira hanya luka biasa. Tapi saat perban dibuka, ternyata ujung alat vital cucu saya sudah terpotong. Bidan itu malah menutup dengan kasa dan bilang nanti akan pulih,” kata Sudirman dengan suara bergetar.

Keluarga membawa korban ke RS Awal Bros Pekanbaru, namun hasil penanganan tidak memuaskan. Selanjutnya, korban dirujuk ke RS Santa Maria Pekanbaru. Hasil pemeriksaan dokter membuat keluarga terpukul karena kondisi alat vital anak tersebut tidak bisa kembali seperti semula.

Keterangan Medis

Dokter Bedah RSUD Selasih, dr. T. Asrahardi, Sp.B, menjelaskan bahwa sebagian alat vital korban terpotong, termasuk saluran kemih atau uretra.

“Sebagian luka sudah membaik, tetapi uretra masih merah sehingga anak merasakan sakit saat buang air kecil. Fungsi kencing tidak terganggu, hanya saja bentuk alat vitalnya sudah pasti berubah permanen. Bagian yang hilang tidak akan tumbuh kembali,” ungkap dr. Asrahardi.

Ia menegaskan, proses penyembuhan luka butuh waktu lama, namun bentuk akhir alat vital korban akan permanen sesuai kondisi saat ini. “Kalau bentuk akhirnya tidak sempurna, maka akan sembuh tidak sempurna juga,” ujarnya.

Proses Hukum

Sementara itu, bidan Evi yang menangani khitan tersebut kini tengah menghadapi proses hukum di Polres Pelalawan. Penyidik juga memeriksa sejumlah pihak, termasuk Kadiskes Pelalawan dan Kepala Puskesmas Teluk Meranti, guna mengungkap ada atau tidaknya kelalaian dalam pengawasan tenaga medis di lapangan.

Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut masa depan anak yang menjadi korban, sekaligus menjadi sorotan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.




 
Berita Lainnya :
  • Dugaan Malpraktik Khitan di Pelalawan: Polisi Periksa Kadiskes, Bocah 9 Tahun Tak Bisa Pulih Sepenuhnya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved