Solar Tumpah di Jalintim Pangkalan Kerinci, Para Pemotor Jatuh Akibat Jalan Licin, Petugas Atasi dengan Cara Unik
Riau12.com- PELALAWAN - Cara unik dilakukan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (DPKD) serta Satpol PP mengatasi insiden di Jalintim Pangkalan Kerinci.
Hal ini dilakukan setelah sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan jatuh akibat kondisi jalan yang licin di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Rabu (2/7/2025) pagi.
Peristiwa tersebut terekam dalam video dan foto yang kemudian beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang dibagikan warga, tampak beberapa sepeda motor tersungkur di tengah jalan.
Beberapa pengendara bahkan mengalami luka lecet akibat terjatuh di aspal.
Kondisi licin itu diduga disebabkan oleh tumpahan bahan bakar minyak (BBM), tepatnya solar, di sepanjang ruas jalan tersebut.
"Ini jatuh lagi ini. Hati-hati minyak tumpah. Ada minyak tumpah," kata seorang warga yang merekam kejadian dan videonya tersebar luas.
Warga sekitar segera turun tangan membantu para pengendara yang terpeleset.
Mereka juga berupaya mengarahkan pengguna jalan lainnya agar menghindari area tumpahan agar tidak ikut terjatuh.
Tumpahan solar menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu.
Kejadian ini berlangsung di Jalintim jalur dua Pangkalan Kerinci, tepatnya di depan Bank Dana Amanah Pelalawan dan seberang Grand Hotel Pangkalan Kerinci.
Jalur yang paling terdampak adalah arah menuju lampu merah.
"Banyak kali yang insiden karena minyak tumpah. Ini solar ini," ujar warga lainnya dalam video.
Camat Pangkalan Kerinci, Junaidi, membenarkan bahwa sejumlah pengendara terjatuh akibat jalan licin yang disebabkan oleh tumpahan solar.
Hingga saat ini, identitas kendaraan yang menyebabkan tumpahan tersebut belum diketahui.
"Panjang jalan yang terkena solar sekitar 300 meter. Ada beberapa yang jatuh, warga bawa motor," jelas Camat Junaidi.
Menanggapi laporan masyarakat, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (DPKD) Pelalawan bersama Satpol PP langsung turun ke lokasi untuk menangani situasi.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Pelalawan, Indra Putra, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan belasan personel gabungan dengan dua unit mobil damkar.
"Sekarang sudah bersih dan tak licin lagi. Kendaraan sudah bebas melintas," sebut Indra Putra.
Dalam upaya membersihkan tumpahan solar, petugas menerapkan teknik khusus dengan menggunakan air yang dicampur deterjen pakaian dan cairan pencuci piring.
Campuran tersebut disemprotkan ke jalan oleh satu unit mobil damkar, sementara satu unit lainnya menyiram ulang dengan air bersih.
"Itu ampuh menghilangkan minyak yang licin. Makanya berbusa saat disemprotkan," tambah Indra.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :