Riau12.com-PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang muncul di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau dipastikan padam pada Senin (10/2/2025).
Ada dua titik api yang muncul di Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar yakni di Desa Tanjung Sum dan Teluk Beringin.
Karhutla di Desa Tanjung Sum terpantau sejak Kamis (6/2/2025) sore pekan lalu sedangkan api di Desa Teluk Beringin terdeteksi sejak Jumat (7/2/2025).
Proses pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Kuala Kampar, Damkar, BPBD, pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat setempat.
Operasi pemadaman berlangsung hingga Sabtu (8/2/2025) dan api berhasil dikuasai petugas.
Kemudian dilanjutkan dengan pendinginan lokasi bekas terbakar sampai Minggu (9/2/2025).
"Hari ini semuanya sudah clear, api dan asap tidak ada lagi. Tapi kita tetap patroli ke lokasi bekas terbakar, memastikan api tidak muncul lagi," beber Kapolsek Kuala Kampar, AKP Rhino Handoko kepada tribunpekanbaru.com, Senin (10/2/2025).
Ia menjelaskan, proses pemadaman dan pendinginan api Karhutla di Kuala Kampar harus maksimal, mengingat jenis lahan bergambut.
Petugas harus memastikan tidak ada lagi bara api yang tersimpan di dalam tanah, agar api dan api tidak muncul lagi.
Pihaknya mengoptimalkan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla kepada masyarakat dan petani.
Saat ini memasuki musim kemarau dan musim panen padi akan dimulai. Kondisi ini rentan memunculkan titik api yang bisa berakibat Karhutla jika tidak dipadamkan segera.
"Kami mengimbau agar petani tidak menimbulkan api seperti membakar sampah atau apapun di atas lahan. Sekarang cukup rentan, apalagi angin cukup kencang," tandasnya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si menyebutkan secara umum Karhutla yang sempat muncul di Pelalawan telah padam.
Tim gabungan solid melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api maupun asap hilang.
"Hari hotspot yang terpantau cuma satu di Pangkalan Kerinci. Itupun cukup Lemar warnanya hijau. Yang lain sudah aman," papar Zulfan.
Ia menyampaikan, saat ini sudah memasuki musim kemarau, meskipun masih ada peluang hujan.
Titik rentan muncul di wilayah yang selama ini rawan terbakar.
Seperti Kecamatan Kuala Kampar, Teluk Meranti, Langgam, Pangkalan Kerinci, dan Ukui. (***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :