Kontrak Kerja Diskominfo dengan Pihak Ketiga Berakhir, Hampir 2 Bulan Pegawai Pemda Pelalawan Tanpa Internet
Riau12.com- PELALAWAN - Dessy (33), turun dengan cara setengah melompat dari atas sepeda motor maticnya, setelah tiba di parkiran kantor dinas tempatnya bekerja, awal Januari lalu.
Ia berlari secepat kilat ke selasar kantor yang terletak di komplek perkantoran Bhakti Praja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Wanita berhijab itu bergegas membuka aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian Online (SIKO) dari handphone android.
Beberapa kali mencoba absensi online di aplikasi SIKO, namun gagal terus. Padahal tinggal 5 menit lagi daftar hadir berbasis digital itu akan terkunci.
"Pas dicek, ternyata HP saya tak terhubung ke internet, karena jaringan internet di kantor mati," ungkap pegawai honorer ini kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (7/2/2025).
Alhasil ia mengalihkan jaringan ke paket data di gawainya dan mencoba mengisi absensi online di SIKO. Akhirnya berhasil beberapa detik sebelum masa absensi berakhir. Hampir saja gajinya dipotong lantaran terdata alpha akibat tak bisa mengisi absensi, dampak dari internet yang mati.
"Dari rumah pakai wifi, biasanya sampai kantor tak perlu pakai paket data. Wifi terhubung langsung. Ternyata sudah putus," tambah ibu satu anak ini.
Ternyata keluhan sulitnya mengakses absensi di aplikasi SIKO dialami sebagian besar pegawai. Hal itu diketahui setelah mengikuti apel pagi dan para pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer, berbagai cerita terkait internet yang padam.
"Sejak tahu internet mati, pas absensi SIKO periksa paket data dulu. Takutnya nggak nyambung internetnya. Jadi terhitung tak hadir," kata pegawai lainnya, Devianti.
Aktivitas di perkantoran sehari-hari menggunakan paket data internet dari gawai masing-masing pegawai. Tak jarang juga para abdi negara ini berbagai paket melalui hotspot seluler dari temannya yang memilki banyak paket data, untuk sekedar absensi maupun menjalankan pekerjaan serta bersilancar di dunia maya.
"Kalau awal tahun gini, paket data agak irit. Karena gaji agak terlambat pembayaran, ada birokrasinya," beber para pegawai berstatus PNS.
Setelah ditelusuri, ternyata semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mengalami pemutusan jaringan internet. Seluruh kantor yang ada di komplek perkantoran Bhakti Praja Pangkalan, sekretariat DPRD, hingga Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab).
Sudah hampir dua bulan perkantoran Pemda Pelalawan tanpa jaringan internet.
Akar persoalannya ada di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pelalawan. Instansi itu yang menyediakan layanan internet ke semua satuan kerja di Pemda. Lantaran kontrak kerja antara Diskominfo dengan pihak ketiga penyedia jaringan internet terlah berakhir pada Desember 2024 silam, alhasil semua layanan internet terputus secara otomatis. Kondisinya diperparah dengan belum adanya perpanjangan kontrak dengan penyedia layanan di awal tahun 2025, baik kepada pihak ketiga yang lama maupun penyedia yang baru.
"Minggu depan akan kita upload ke SIRUP untuk pengadaannya. Apakah pakai penyedia yang lama atau memilih penyedia yang baru, itu belum tahu,," kata Pelaksa tugas (Plt) Kepala Diskominfo Pelalawan, Faisal SSTP saat dikonfirmasi ihwal jaringan internet terputus sejak Januari ini. (***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :