Kapolres Pelalawan Imbau Masyarakat Teluk Meranti Agar Waspadai Harimau Liar
Selasa, 29-10-2024 - 15:59:10 WIB
PANGKALAN KERINCI -Riau12.com- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK mengimbau masyarakat di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan agar selalu mewaspadai harimau yang sering berkeliaran di wilayah tersebut. Khususnya di pinggir, Jalan Turun Persawahan Tanjung Gosik RT 5 RW 2 Disum II, Desa Petodaan.
Hal ini menyusul adanya warga yang menjumpai satwa liar yang dikenal dengan bahasa latin Panthera Tigris Sumatrae itu. Bahkan, warga tersebut juga sempat merekam video penampakan hewan ganas yang sering disebut dengan istilah tuk belang.
“Ya, kita minta masyarakat harus berhati-hati melintasi lokasi itu. Dan jika terlihat hewan buas berbadan belang tersebut, segera melaporkannya ke aparat hukum setempat,†terang Afrizal Asri didampingi Kasi Humas, AKP Edy Harianto SH kepada Riau Pos, Ahad (27/10) kemarin di Pangkalankerinci.
Diungkapkannya bahwa, berdasarkan laporan Ketua RT 05 RW 01 Musri kepada petugas Polsek Teluk Meranti bahwa, dirinya bersama warga telah melihat penampakan seekor harimau liar dewasa tersebut saat melintas di pinggir Jalan Turun Persawahan Tanjung Gosik RT 5 RW 2 Disum II, Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti saat hendak memanen sawit, Kamis, (24/10) sore lalu, sekitar pukul 15.00 WIB.(amn)
“Hanya saja, sejauh ini dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Teluk Meranti, harimau liar itu belum ditemukan. Sehingga masyarakat diminta menjaga kewaspadaan. Pasalnya, jika kurang waspada, maka tentunya kita khawatir akan berisiko tinggi,†ujarnya.
Ditambahkan mantan Kapolres Intan Jaya-Papua ini bahwa, atas adanya laporan warga tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau agar dapat segera menangkap dan mengevakuasi harimau tersebut ke habitatnya.
â€Untuk itu, kita tentunya terus mengimbau masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaan. Dan kita juga minta warga tidak berkeliaran ke lingkungan hutan ataupun semak belukar, sehingga tidak dikhawatirkan bakal dimangsa harimau buas,†tutupnya.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :