www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Dipastikan Pabrik Minyak Makan Merah yang Memproduksi 5 Ton Sehari Dibangun di Pelalawan
Sabtu, 13-07-2024 - 10:07:26 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-UKUI– Hari ulang tahun (HUT) ke-77 Koperasi, Jumat (12/7) menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan. Betapa tidak, di Desa Bukit Gajah, Kecamatan Ukui, dipastikan berdiri pabrik minyak makan merah yang mampu memproduksi minyak 5 ton per jam dan juga pabrik mini Crude Palm Oil (CPO).

Hal itu ditandai dengan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik minyak goreng berbahan baku kelapa sawit dan CPO ini oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki bersama Bupati Pelalawan H Zukri Misran. Pabrik ini akan dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Makmur nantinya.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki mengatakan, pembangunan pabrik minyak makan merah dan pabrik mini CPO ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, pabrik ini nantinya akan dikelola oleh Koperasi Sumber Makmur sebagai badan usaha yang sehat.

“Jadi, kita sangat mendukung pembangunan pabrik minyak makan merah dan pabrik mini CPO ini. Apalagi tujuan dari pembangunan pabrik yang dikelola melalui koperasi ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani sawit. Ini akan berdampak pada peningkatan SDM bagi anak-anak petani sawit. Sehingga kita akan memperoleh generasi Indonesia Emas 2045 yang berkualitas dan berdaya saing global,” paparnya.

Teten menambahkan, jumlah petani sawit cukup signifikan dan berkontribusi untuk perekonomian serta merupakan salah satu pemberi kontribusi yang besar bagi APBN. Sehingga pemerintah pusat memerlukan kebijakan bahwa koperasi boleh membangun hilirisasi dari sawit. Program hilirisasi adalah program nasional karena Presiden tidak mau rakyat mengekspor bahan mentahnya saja.

“Oleh karena itu, pembangunan pabrik CPO mini dan pabrik minyak makan merah yang dikelola melalui koperasi ini merupakan program hilirisasi agar bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas dan menciptakan industri yang berbasis bahan baku dalam negeri,” bebernya.

Teten meyakini pabrik minyak makan merah ini nantinya tidak akan rugi karena sudah terintegrasi mulai dari perkebunan, produksi, hingga beredar di pasaran. Dan minyak makan merah ini juga telah dikenal dan menarik pengusaha di Malaysia. “Jadi, tak perlu khawatir karena pabrik minyak makan merah hanya dimiliki dan dikelola oleh koperasi, bukan oleh usaha besar. Untuk itu, penting bagi koperasi mengelola pabrik secara profesional,” sebutnya.

Ia menambahkan, Kemenkop UKM akan melakukan pelatihan dan pendampingan bagi koperasi agar mampu mengelola pabrik secara profesional. Pasalnya, SDM yang kompeten penting dalam mengelola dan meningkatkan eksistensi pabrik agar minyak makan merah kompetitif.

Bahkan, dirinya juga berharap pabrik minyak makan merah milik koperasi ini bisa menjadi sarana bagi para petani sawit untuk naik kelas. “Artinya, jangan jadi petani terus tapi harus sudah menjadi industriawan,” ujarnya.

Pihaknya sangat optimistis pembangunan pabrik minyak makan merah di Pelalawan bakal rampung tak lebih dari empat bulan. Pembiayaannya akan didukung dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan UMKM atau LPDB-KUMKM.

Sedangkan dari sisi kesehatan, minyak makan merah sudah teruji dan mendapatkan izin edar dari BPOM. Minyak tersebut memiliki kandungan vitamin E dan A yang tinggi sehingga nilai gizinya sangat baik untuk pengentasan stunting

Sementara itu, Bupati Pelalawan Zukri berharap pabrik ini akan bisa membantu rakyat dan petani, serta bisa membantu mengatasi permalasahan kelangkaan minyak goreng seperti yang beberapa waktu lalu yang dialami masyarakat Negeri Amanah ini. “Kami berharap pembangunan pabrik ini segera selesai agar bisa diresmikan langsung oleh Presiden Rl,” tuturnya.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Dipastikan Pabrik Minyak Makan Merah yang Memproduksi 5 Ton Sehari Dibangun di Pelalawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved