www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sukseskan Desa Bebas Api 2024-2025, Lima Desa Tekan MoU dengan Asian Agri
Sabtu, 06-07-2024 - 11:00:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Sebanyak lima desa di Kabupaten Pelalawan, yakni Desa Lubuk Ogong, Desa Rantau Baru, Desa Tambak, Desa Segati dan Desa Bagan Limau, telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Asian Agri untuk menyukseskan program Desa Bebas Api (DBA) periode 2024-2025.

"Ini merupakan kesepakatan bersama yang dilakukan antara Asian Agri dengan pemangku kepentingan baik dari perangkat desa, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya agar dapat menjaga wilayah bebas dari api," kata Fire Free Village Manager Asian Agri, Hafiz Hazalin Sinaga dilansir mcr, Jumat (5/7/2024).

Program DBA bertujuan untuk memberdayakan dan mendorong desa-desa agar menerapkan kebijakan ‘tanpa bakar’ Asian Agri dalam mengelola lahan serta menjaga desa mereka terbebas dari api.

"Kami memberikan apresiasi berupa insentif ekonomi yang dapat digunakan masyarakat desa untuk berbagai hal. Insentif ini diberikan kepada desa yang berhasil menjaga desanya dari Karhutla," ujarnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, program DBA lahir sebagai wujud komitmen Asian Agri terhadap kebijakan 'tanpa bakar' yang telah diterapkan di semua daerah operasional perusahaan sejak 1994.

Program ini bertujuan untuk berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam pelaksanaannya, program DBA tidak hanya memfasilitasi tetapi juga membina desa-desa sekitar untuk memahami dampak negatif dari Karhutla.

Masyarakat desa diundang untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran di lingkungan mereka sendiri.

"Tujuan utama program ini adalah untuk menanamkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran di antara masyarakat desa dan menjadikan mereka sebagai garda terdepan dalam melindungi desa mereka dari kebakaran," pungkasnya.(***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Sukseskan Desa Bebas Api 2024-2025, Lima Desa Tekan MoU dengan Asian Agri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved