www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Begini Sosok Almarhum Drs Marwan Ibrahim di Mata Azmun Jaafar
Kamis, 25-01-2024 - 14:23:41 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PELALAWAN - Kembalinya Drs Marwan Ibrahim ke pangkuan Illahi pada Selasa kemarin (23/1/2024), membuat rasa kehilangan yang mendalam bagi sosok rekan kerja dan atasannya, Tengku Azmun Jaafar.

Kesan kehilangan itu begitu mendalam dalam diri Tengku Azmun, sehingga dia berkali-kali harus menyeka air matanya saat memberikan sambutan selalu perwakilan tokoh masyarakat ketika melepas jenazah Drs Marwan di kediaman almarhum. 

"Kesan saya beliau orang yang bisa menenangkan suasana, bijak dan arif sebagai penyambung silaturahmi," kata mantan Bupati Pelalawan di pemilihan pertama pasca berdirinya Kabupaten ini, Rabu (24/1/2024). 

Begitu banyak memori dan kenangan yang membekas di hati Tengku Azmun Jaafar. Almarhum Drs Marwan merupakan sosok birokrat pekerja keras yang sangat teliti dan tuntas.

"Almarhum merupakan tipe yang tidak banyak bicara dan hobby nya membaca buku serta menulis. Itu saya ingat betul karena ketika saya bersekolah SMA di Bangkinang, Almarhum pernah tinggal di rumah kami di Jalan Seroja Pekanbaru. Saat itu, almarhum kuliah di Fakultas Ekonomi Unri dan hanya berkendaraan sepeda untuk pergi pulang kuliah," kenang T Azmun, kembali menyeka airmatanya yang hampir jatuh.

Dia mengakui, almarhum juga merupakan tokoh, konseptor berdirinya Kabupaten Pelalawan, tokoh yang bersahaja, loyalis dan pekerja keras. Selisih umur kami dengan almarhum hanya tiga tahun, dimana almarhum lebih tua darinya. Setamat kuliah, almarhum diterima jadi PNS ditempatkan di Kampar. Setamat kuliah, ia sendiri diterima jadi PNS dan ditempatkan di Bengkalis. 

"Seiring berjalannya waktu, almarhum diberi amanah menjadi Kepala Kantor Pembangunan Desa (Bangdes) dan terakhir Assisten 2 bidang pembangunan sedangkan saya di Bengkalis dipercaya menjabat menjadi Asisten satu bidang pemerintahan di Bengkalis," terang T Azmun lagi. 

Cerita T Azmun lagi, tahun 2000 saat terjadi pemekaran Kabupaten Pelalawan dari Kabupaten Kampar, almarhum dipercaya masuk tim pemekaran Kampar yakni Pelalawan dan Rohul serta saya sebagai Ketua Tim Pemekaran Bengkalis; Siak, Dumai dan Rohul di tahun 2000 melalui kewenangan otonomi daerah. 

"Saat otonomi daerah itu, Pemprov Riau mengajak putra putri daerah pemekaran untuk kembali ke daerahnya. Almahum Marwan kemudian pindah ke Kabupaten Pelalawan yang baru dimekarkan dengan jabatan Sekretaris Daerah sementara saya pindah ke Pelalawan juga dengan jabatan Ketua Bapeda," ulasnya lagi. 

Tengku Azmun terkenang kembali masa-masa awal Kabupaten Pelalawan ini baru berdiri, dimana kondisinya serba tidak ada. Namun langkah pertama yang diambil atas persetujuan Sekda adalah membangun kantor-kanror dinas dengan berdinding papan seperti SD Inpres. 

"Dana kito ado 5 milyar dibantu Propinsi, apo mau kito kerja kan," kenang Tengku Azmun menirukan kembali ucapan almarhum, kala itu. 

Tapi dirinya bersyukur karena putra-putri Pelalawan kembali ke Kabupaten Pelalawan, membangun daerahnya yang baru berdiri. Saat itu, peran almarhum begitu besar dalam mempersatukan dan menjaga kekompakan semua lapisan masyarakat. Almarhum merupakan tokoh yang penyabar dan tidak banyak kesah, kata orang Melayu.

"Kemudian saat saya secara definitif terpilih menjadi Bupati Pelalawan pertama di tahun 2001, saya kembali mengamanahkan almarhum untuk Sekretaris Daerah untuk urusan Administrasi Kepegawaian dan Keuangan. Saya percaya pada almarhum karena itu memang bidangnya sedangkan untuk urusan turun ke lapangan saya terjun langsung. Langkah awal kami adalah pembenahan kebutuhan dinas-dinas, kecamatan, dan desa," ujarnya.

Lanjutnya, seiring berjalannya waktu kemudian dimekarkan lah kecamatan dari awal 4 (empat) kecamatan menjadi 12 (dua belas) kecamatan serta pemekaran desa dari 56 desa menjadi 205 desa di tahun 2007. Peran almarhum di masa-masa itu sangat lah besar karena dibutuh kan kearifan dalam penunjukkan personil khususnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam membangun Kabupaten Pelalawan yang baru berdiri. 

"Tapi dari semuanya itu, satu hal yang sangat berkesan kepada almarhum adalah saat kami bersama almarhum sepakat untuk membangun makam pahlawan di Pelalawan dengan nama Said Harun Kesuma Negara bagi para pejuang dan menghargai jasa-jasa para pendahulu. Dan sekarang, di makam yang digagas almarhum itulah tempat almarhum disemayamkan. Innalillahi wa innalillahi rajiun, selamat jalan sahabatku, saudaraku, staff-ku yang loyal. Semoga husnul khatimah, saya doakan surga untukmu," suara Tengku Azmun lirih, seraya menghapus air matanya.

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Begini Sosok Almarhum Drs Marwan Ibrahim di Mata Azmun Jaafar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved