www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dispusip Pekanbaru Terbaik di Riau dan Dapatkan Akreditasi 'Baik'
Sabtu, 25-08-2018 - 13:07:49 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru berhasil menyabet rangking pertama dari 12 Kabupaten/Kota di Riau, atau mendapat akreditasi 'baik' dari penilaian tindak lanjut hasil pengawasan kearsipan yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang digelar di kantor Dispusip Provinsi Riau Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (24/8).

"Selamat Kepada Kota Pekanbaru yang sudah memperoleh hasil penilaian baik. Mudah-mudahan dengan nilai yang baik ini menjadi semangat bagi Kabupaten/Kota lainnya untuk lebih meningkatkan kualifikasi kearsipannya," ujar Sekretaris Utama ANRI, Drs. Sumrahyadi, MIMS usai acara tersebut.

Sumrahyadi mengatakan, di tahun 2017 lalu ANRI telah melaksanakan pengawasan kearsipan terhadap 29 Lembaga Pemerintah Non Kementerian, 6 Perguruan Tinggi Negeri dan 4 Badan Usaha Milik Negara bidang Perbankan.

Selain itu melalui anggaran dekonsentrasi, ANRI telah melaksanakan pengawasan kearsipan terhadap 508 dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia. 6 (enam) Kabupaten/kota yang tidak dilakukan pengawasan adalah 5 (lima) Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi DKI dan 1(satu) Kabupaten Puncak Jaya di Provinsi Papua karena masih ada beberapa kendala.

Dari hasil tersebut diperoleh data bahwa 1 LPNK saja atau 3,45 %, yang memperoleh penilaian 'Sangat Baik', dengan range nilai antara 91 s.d 100. Kemudian 2 LPNK atau 6,9 %, yang memperoleh penilaian 'Baik', dengan range nilai antara 76 s.d 90. Sementara 10 LPNK atau 34,48% memperoleh penilaian 'Cukup' dengan range nilai dari 61 s.d 75, 4 LPNK atau 13,79% memperoleh penilaian 'Kurang' dengan range nilai dari 51 s.d 60 12 LPNK atau 41,38’% memperoleh penilaian "buruk" dengan range nilai 0 s.d 50.

Sementara untuk Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota hasilnya yakni, 0% (nol persen) yang memperoleh predikat 'Sangat Baik'. Sedangkan 1 % yang memperoleh predikat 'baik', 2% (dua persen) memperoleh predikat 'Cukup'. Kemudian 4% (empat persen) memperoleh predikat 'Kurang'. Sedangkan sebagian besar sebanyak 93% (sembilan puluh tiga persen) masih dalam kondisi 'buruk'.

''Jadi untuk Pemerintah Kota Pekanbaru tentu ini menjadi keberhasilan yang sangat membanggakan, karena untuk level kearsipan di tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia, tidak ada yang pernah mendapat nilai 'sangat baik', dan yang paling tinggi itu adalah 'baik', yang salah satunya diberikan kepada Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Pekanbaru yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Kearsipan Dispusip Kota Pekanbaru, Nurfasary, mengatakan pencapaian ini tidak diraih semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa proses yang telah dilakukan pihaknya yang tentunya merujuk dengan kaidah Undang-Undang Kearsipan nomor 43 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 28 tahun 2012.

"Banyak proses yang kita lakukan dalam menyelenggarakan kearsipan yang baik yang terus kita tingkatkan kualitasnya dari waktu ke waktu. Misalnya, ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, program kearsipan, pengolahan arsip inaktif, ketertiban penyusutan arsip, pengelolaan arsip statis, SDM, kelembagaan, dan prasarana dan sarana Kearsipan," ujarnya.

Wanita cantik berkulit putih yang akrab disapa Ayi ini pun juga merasa belum cukup puas dengan pencapaian prestasi yang didapatkan tersebut. Pasalnya Dispusip Kota Pekanbaru berkomitmen akan terus berbenah untuk mengetahui sejauh mana kualitas penyelenggaraan kearsipan di Kota Pekanbaru, khususnya yang direncanakan akan dilakukan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kita tak cukup berpuas sampai disini saja. Insya Allah Oktober dan November nanti, kita juga akan menggalakkan Gerakan Nasional Tertib Arsip yang diselenggarakan di setiap OPD bersama ANRI," tambahnya.

Adapun pencapaian akreditasi 'baik' penilaian ANRI yang ditorehkan Dispusip Kota Pekanbaru tahun 2018 ini memiliki peningkatan yang signifikan sebesar 49,38 persen dengan jumlah nilai 78,02. Hasil ini jauh dari penilaian yang diberikan sebelumnya pada tahun 2017 yang hanya mendapat nilai 28,64 dengan predikat 'buruk'. (kominfo)



 
Berita Lainnya :
  • Dispusip Pekanbaru Terbaik di Riau dan Dapatkan Akreditasi 'Baik'
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved