www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Diacara Apeksi, 24 Walikota se-Sumatera Tanam Pohon Khas Daerah di Perkantoran Tenayan Raya
Jumat, 02-02-2018 - 12:30:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Jumat (2/2/2018), Sebanyak 24 Walikota dari 5 Provinsi di Sumatera melakukan penanaman pohon khas masing-masing daerah dalam rangkaian acara Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Penanaman pohon dilakukan di perkantoran baru Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya.

Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT mengatakan penanaman pohon ini adalah sebagai bentuk penghijauan yang dilakukan Walikota masing - masing Kota peserta Apeksi.

"Penanaman pohon ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Apeksi yang merupakan budaya tukar menukar pohon/tanaman khas dari daerah masing-masing yang diberikan kepada tuan rumah. Kita sengaja melakukan penanaman pohon di perkantoran baru Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya. Karena insya allah pertengahan tahun ini, kita akan mulai pindah secara bertahap dari Perkantoran lama kita di Jalan Sudirman ke Tenayan Raya," jelas Walikota.

Dikatakan Firdaus, penanaman pohon ini merupakan momentum menjaga dan melestarikan lingkungan dan alam yang berada disekitar kita.

''Inti dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk atau simbol kebersamaan serta persahabatan dalam melestarikan lingkungan di Indonesia,'' tukasnya.

Firdaus yang saat acara menanam jenis pohon Kapulasan mengatakan, bahwa tanaman Kapulasan tersebut adalah tanaman yang saat ini sudah langka.

"Kapulasan ini seperti buah rambutan yang rasa buahnya itu sangat manis. Tapi sekarang udah mulai hilang, itu yang ingin kita budidayakan kembali. Untuk Ibu Airin tadi menanam pohon Tampui. Pohon ini dulu sangat terkenal di Pekanbaru dan Kampar. Buahnya enak dan sangat manis, tapi memang sekarang sudah hampir tidak ada alias langka. Kita ingin kembali membudidayakannya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Apeksi Airin Rahmi Diany berharap acara Muskomwil I Apeksi yang digelar di Pekanbaru ini berjalan lancar dan tanpa ada kendala apapun.

"Hari ini, Inshaa Allah kita akan melakukan pemilihan ketua baru. Tentu beberapa program kegiatan di masing-masing komisariat wilayah sudah dilakukan dan tentu akan bersinergi dengan program yang ada di tingkat pusat," singkatnya.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Diacara Apeksi, 24 Walikota se-Sumatera Tanam Pohon Khas Daerah di Perkantoran Tenayan Raya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved