Berkat DPMPTSP, Pekanbaru Raih Kota Terbaik di Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2017
Riau12.com-PEKANBARU-Kota Pekanbaru kembali meraih penghargaan bergengsi, yang dinobatkan oleh Tempo Grup sebagai salah satu Kota Terbaik di Indonesia dengan nama nama Indonesia Attractiveness Award 2017. Penghargaan diserahkan oleh kementrian Dalam Negeri bersama Pimpinan Tempo Grup di Jakarta yang diterima langsung oleh Walikota Pekanbaru DR H Fidaus ST MT.
Gabriel Sugrahety Direktur Penerbit PT Tempo Inti media, dalam siaran Perss menyampaikan bahwa Tempo grup bekerjasama dengan Frontier Consulting Group melakukan riset Indoensia Index, yang leliputi sektor investasi, infrastruktur, layanan public, dan Pariwisata, di seluruh jajaran Provinsi dan Kabupaten/Kota se Indonesia.
"Terpilihnya Kota Pekanbaru sebagai salah satu Kota Terbaik di Indonesia dengan index 80,79, menunujukkan bahwa adanya potensi besar Kota Pekanbaru menarik minat para investor berbagai industri dan pelaku bisnis beragam sektor yang sudah pasti menjadi komponen kemajuan ekonomi masyarakat Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau," ujar Gabriel.
Sementara itu Walikota Pekanbaru DR Firdaus ST MT yang didampingi Sekda Mohd Noer dan Kepala Dinas Penanaman Modal Muhammad Jamil, menyebutkan bahwa prestasi yang diraih Kota Pekanbaru tersebut merupakan efek baik dari situasi Kota Pekanbaru saat ini yang memberikan kenyamanan pelaku usaha untuk berinvestasi di Kota Pekanbaru.
"Alhamdulillah ya, Pekanbaru kembali tercatat sebagai salah satu Kota Terbaik di Negara ini. Empat Sektor penilaian dari Tempo dan Frontier Cunsulting grup yaitu sektor investasi, infrastruktur, layanan public, dan Pariwisata, ini menunjukkan cita kita mewjudkan Pekanbaru menjadi Smart City Madani mulai menunjukan keberhasilan, kota yang nyaman dan aman untuk berinvestasi dan membuka usaha, juga kota yang mudah dalam mendapatkan pelayanan dengan infrastruktur yang semakin membaik," ujar Walikota.
Teks : Foto bersama Walikota Pekanbaru DR Firdaus ST MT seusai menerima penghargaan Indonesia Attractiveness Award yang diserahkan kementrian Dalam Negeri bersama Pimpinan Tempo Grup dengan Para Pejabat Pemko Pekanbaru.Kedepannya Walikota tetap mengajak seluruh pejabat, seluruh pelaku usaha, dan seluruh komponen masyarakat untuk selalu bersinergi menjaga Kota dan memelihara kebersihan serta kenyamanan Kota ini.
"Penghargaan ini bukan menjadi tujuan, tetapi Kota yang smrat, kota yang maju, dan masyarakat Madani itulah harapan kita, Terimakasih kepada semua masyarakat yang telah membantu Pemerintah Kota mewujudkan cita-cita pembangunan di Kota ini," ungkap Firdaus.
Bentuk Kepercayaan dari Investor - Firdaus: Investasi di Pekanbaru Terbesar se Riau
Sukses meraih penghargaan sebagai Kota terbaik Indonesia Attractiveness Award (IAA) tahun 2017 dari Tempo Media Group berkerjasama dengan Frontier Consulting Group, Walikota Pekanbaru Firdaus didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil mengatakan jika investasi di Kota Pekanbaru terus meningkat dan menggeliat.
Firdaus bahkan menyebut jika sepanjang tahun 2017, investasi di Pekanbaru sudah mencapai Rp4,2 Triliun dari target untuk DPM-PTSP Kota Pekanbaru. "Target investasi tahun ini kan Rp4,7 Triliun, dari laporan Kepala Dinas, di triwulan ke III sudah mencapai Rp 4,2 triliun. Artinya peningkatan investasi di Pekanbaru sangat bagus dan terus menggeliat," kata Firdaus.
Ditambahkan Firdaus, besaran nilai investasi tersebut sebenarnya sudah diluar perkiraan dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Namun, Ia menyebut bentuk investasi tersebut merupakan implementasi kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Pekanbaru.
"Jadi tahun ini kita yang paling besar di Riau. Alhamdulillah ini menunjukkan kepercayaan investor yang cukup besar di Pekanbaru," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DPM-PTSP Kota Pekanbaru, M Jamil mengatakan dari rincian data DPMPTSP Kota Pekanbaru, dari Rp 4,2 triliun investasi yang masuk ke Kota Pekanbaru, mayoritas berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA).
"Tahun ini PMA lebih unggul sekitar 65 persen dibanding PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri)," ujarnya.
Dari Rp 4,2 triliun yang telah masuk tersebut, Rp 3,5 triliun diantaranya berasal dari konsorsium bidang energi yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Kecamatan Tenayan Raya.
Lebih jauh, memasuki triwulan ketiga 2017 ini, ia mengatakan terdapat calon investor baru yang kembali berminat menanamkan modalnya di Kota Pekanbaru. Calon investor yang ia sebut merupakan PMDN itu berencana mengembangkan proyek infrastruktur dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp 500 miliar.
Teks : Muhammad Jamil, M.Ag M.Si, Kepala DPM-PTSP Kota Pekanbaru
Ia menjelaskan komunikasi antara calon investor dengan Pemerintah Kota Pekanbaru telah berjalan dalam satu bulan terakhir. Bahkan, ketertarikan investor yang masih ia rahasiakan namanya itu telah menyiapkan lahan seluas delapan hektare untuk mewujudkan investasi tersebut.
"Lahan itu telah disiapkan di jalan Harapan Raya, Kota Pekanbaru, yang merupakan salah satu sentra bisnis di daerah berjuluk Kota Madani itu," cakapnya.
Lebih jauh, ia mengatakan investor tersebut rencananya akan menanamkan modal untuk mengembangkan konsep "one stop living" terdiri dari apartemen, pusat perbelanjaan dan hiburan air atau waterpark. (Adv/DPMPTSP)
Komentar Anda :