"Ini suatu bentuk aprsiasi kami pada komponen masyarakat yang ada serta jajaran kecamatan yang bersinergi dalam mewujudkan adminitrasi yang baik," katanya.
Ia menambahkan, jika administrasi tertib, maka output nya juga akan baik dirasakan masyarakat melalui pelayanan diberikan. Kecamatan melakukan inovasi-inovasi bagaimana pelayanan sampai ke masyarakat di tujuh wilayah kelurahan secara efektif dan efisien.
Dalam lomba evaluasi kecamatan tersebut, antara lain kriteria penilaian mengapa Kecamatan Payung Sekaki memperoleh terbaik, tidak lain bagaimana jangkaun pelayanan pemerintah itu sendiri kepada masyarakat, tingginya keberhasilan pembangunan dan memberikan pengayoman kepada masyarakat.
Sentuhan yang diberikan ASN atau PNS kecamatan dengan motto "Tiga S (sekali sapa senyum)" Dengan sentuhan-sentuhan pelayanan seperti ini lah masyarakat merasa mudah dan nyaman saat pelayanan di kecamatan ini. Penilian itupun atas dasar keinginan Walikota meningkatkan kualitas pelayanan di Pekanbarus secara merata (tidak ada ego sektoral dan semacamnya).
Seperti diketahui, di Pekanbaru ini UPTD Dinas Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil (Distarduk Capil) berada satu atap dengan kecamatan. Secara hirarkis sebenarnya tidak ada kaitan langsung antara UPTD Distraduk dengan kecamatan, namun camat harus memberikan kemudahan-kemudahan pelayanan menyangkut soal kependudukan di wilayahnya.
Bangun InfrastrukturPemko Pekanbaru juga tidak kalah memberikan perhatian kepada Kecamatan Payung Sekaki ini dengan menjalankan berbagai program di wilayah kecamatan ini.

Beberapa infrastruktur jalan dan pendidikan di bangun di wilayah ini, termasuk pekerjaan langsung melibatkan masyarakat dengan topangan dana bantuan pemerintahan pusat dan Pemko seperti program PMBRW dan OMS yang manfaatnya juga sudah dirasakan masyarakat.
"Walaupun secara nominal anggaran APBD Pemko untuk kecamatan ini relatif lebih kecil dibanding sejumlah kecamatan, karena faktor luas wilayah, namun geliat pembangunan tidak kalah cepat," katanya.
Tahun 2018 ini, jalan Siak II diperbaiki dan dibangun, dan 2019 mendatang jembatan juga akan dibangun sebagai alternati jembatan Siak II yang telah ada sekarang. Zarman mengatakan, kecamatannya juga bukan hanya ingin menjadi terdepan semata dari pelayanan publik. Pelayanan publik di sini katanya bukan dalam arti sempit.
Dengan visi dan misi Pemko Pekanbaru mewujudkan Pekanbaru Smart City, justru yang paling nyata juga ada di wilayah Kecamatan ini, seperti dibangunnya Sekolah Menengah Khusus (SMK) Tekhnologi. Dari sisi madani, jelas saat ini Kecamatan melalui kelurahan yang ada juga terus membina masjid pripurna.
Disadari katanya, bahwa pengembangan wilayah (WP), di Wilayah Kecamatan Payung Sekaki merupakan kawasan pendidikan. "Pendidikan inilah yang akan membentuk SDM yang cerdas (smart) dan madani (religius)," tandas Camat. (Adv/Kominfo)