Riau12.com-PEKANBARU-Dalam rangka penyiapan pendampingan transaksi proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Kota Pekanbaru. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dpmptsp) Kota Pekanbaru menjalin kerjasama pemerintah pusat dan badan usaha di kantor KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) di Jakarta, Jumat (18/8) lalu.
Dalam pertemuan tersebut dilakukan penandatanganan kesepakatan induk antara Kementerian Keuangan RI dangan PDAM Kota Pekanbaru. kesepakatan induk itu bertujuan untuk penyiapan dan pelaksanaan transaksi Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Dr. Firdaus ST.MT berharap dengan kesepakatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan bisa mendapatkan mitra membangun air bersih dan mampu menyediakan target awal 38 ribu sambungan yang baru untuk Kota Pekanbaru.
"Alhamdulillah, kita sudah menjalin kesepakatan induk dengan kementrian keuangan dan pihak ketiga dalam hal penyediaan air minum. Semoga dengan ini ketersediaan air di Pekanbaru bisa terlayani," ungkap Firdaus.
Dijelaskan Firdaus, dalam memberikan fasilitas, Kementerian Keuangan bertindak sebagai penyedia fasilitas, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui PDAM sebagai penerima fasilitas, dan PT SMI (Persero) merupakan pelaksana fasilitas yang ditugaskan oleh Kementerian Keuangan.
"Melalui fasilitas itu, PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) Persero akan melakukan penyiapan yang meliputi penyusunan kajian prastudi kelayakan dan pendampingan transaksi/lelang untuk kepentingan Pemerintah Kota Pekanbaru yang pendanaannya akan dibiayai oleh Kementerian Keuangan," tambah Firdaus.

Hal senada juga diungkapkan kepala Dinas PMPTSP, Muhammad Jamil, dia juga berharap hasil penyiapan dan transaksi/lelang proyek KPBU SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Kota Pekanbaru dapat menarik minat investor potensial.
"Badan usaha pemenang lelang nantinya akan mendesain, membangun, membiayai, dan mengoperasikan, serta memelihara infrastruktur SPAM Kota Pekanbaru guna menyediakan layanan air bersih yang lebih baik, berkelanjutan, dan terjangkau bagi masyarakat Kota pekanbaru," ujarnya.
Terjalinnya kesepakatan induk antara Kementerian Keuangan RI dan PDAM Kota Pekanbaru maka PDAM Kota Pekanbaru juga akan mendapatkan dukungan dari Bappenas dan penjajakan minta pasar. Proyek SPAM Kota Pekanbaru ini merupakan 2 dari 7 proyek KPBU di daerah yang di monitor langsung oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Acara tersebut di hadiri langsung oleh Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus ST MT, Dirut PDAM Kota Pekanbaru, Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru, Kabag Hukum, Dewan Pengawas PDAM Kota Pekanbaru, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Deputi Perencanaan Infrastruktur BKPM dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.(Adv/DPMPTSP/r12)