Riau12.com-PEKANBARU-Kesabaran warga RT 009 RW 007 Perumahan Nugraha Permata Kelurahan Air Putih (pemekaran dari Kelurahan Simpang Baru) sudah habis. Warga kesal lantaran mobil tambang galian C yang bermuatan bertonase tinggi sudah merusak jalan Uka sedianya sudah bagus menjadi hancur.
Indra Khalid, salah seorang warga, meminta agar kondisi jalan terdampak segera dikembalikan seperti sedia kala. Sebab, jalan itu sudah rusak parah. Jalan kian berlubang, dipenuhi material batu kerikil.
" Kita minta kepada pengusaha galian C ini agar segera memperbaiki jalan ini sebagaimana sediakalanya yang sekarang sudah tak bisa dilewati," ungkapnya.
Teks : Anggota DPRD Pekanbaru yang juga Ketua RW, Muliadi sampaikan masukan kepada warga masyarakat RT 009 RW 007 Perumahan Nugraha Permata Kelurahan Air Putih.Akibat jalan yang rusak parah itu, banyak pengguna jalan menjadi korban bahkan meninggal dunia. Terutama anak-anak sekolah yang menggunakan sepeda untuk ke sekolah. Lantaran banyak yang jatuh akibat terpeleset material batu.
Hampir seluruh badan jalan dengan lebar kurang lebih lima meter itu rusak. Sehingga pengguna jalan sama sekali tidak memiliki alternatif mencari bagian jalan yang masih halus.
"Terkadang warga melewati bahu jalan. Tapi sekarang juga ikut rusak," imbuhnya.
Kerusakan jalan Uka tersebut sudah dirasakan warga sejak beberapa bulan yang lalu. Namun, pihak pengusaha Galian C dan Pemko Pekanbaru hingga saat ini belum ada tindakan untuk memperbaiki jalan yang sudah hancur ini.

"Warga sangat kesal, tidak ada satupun dari mereka yang memperhatikan jalan ini. Sampai-sampai anggota DPRD Pekanbaru Muliadi yang juga sebagai Ketua RW setempat tak bisa berbuat banyak. Jadi, diharapkan kepada kedua elemen penyambung aspirasi rakyat Eksekutif dan Legislatif segera mengaspal jalan ini dan menghentikan mobil galian C yang beroperasi yang melewati jalan tersebut serta mencari jalan alternatif lainnya," kesal Indra.(r12)