www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Distanak Sebut Pekanbaru Bebas Daging Oplosan
Selasa, 06-06-2017 - 07:04:15 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Dinas Pertanian dan Peternakan memastikan Kota Pekanbaru terbebas dari keberadaan daging oplosan pasca terungkapnya kasus oplosan daging sapi dan celeng di Sumatera Selatan.

"Saya pastikan Pekanbaru tidak ditemukan adanya daging oplosan seperti itu," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru, El Syabrina di Pekanbaru.

Ia memastikan hal tersebut berdasarkan pemeriksaan rutin serta koordinasi yang terus dilakukan oleh pihaknya bersama dengan instansi terkait lain.

El menuturkan saban hari daging sapi yang diperjual belikan di Kota Pekanbaru berasal dari rumah potong hewan (RPH), yang keberadaannya terus dipantau oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Pekanbaru. Sapi tersebut dipasok dari empat perusahaan feedlock asal Sumatera Utara dan Lampung.

Selanjutnya, antara Pemerintah Kota Pekanbaru bersama dengan ditributor daging juga memiliki "forum komunikasi pedagang daging".

"Kita buat semacam komunikasi yakni forum komunikasi pedagang daging. Dengan begini akan terus terpantau daging-daging yang dijual di pasaran," urainya.

"Kemudian kalau misalnya ada daging sapi dari luar yang masuk ke Pekanbaru, mereka pasti lapor," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan pihaknya turut andil dalam melakukan pengawasan peredaran daging di Kota Bertuah, Pekanbaru.

"Kita imbau masyarakat tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Kita semua terus melakukan pengawasan," jelasnya.

Lebih jauh, Ingot mengimbau kepada masyarakat untuk tetap jeli dalam membeli daging, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang. Ia meminta kepada masyarakat agar jangan terjebak dengan keberadaan daging yang dijual dengan harga yang miring.

Sejumlah masyarakat Kota Pekanbaru mulai mewaspadai akan keberadaan daging oplosan, pasca terungkapnya kasus daging oplosan sapi dan celeng di Sumsel, kemarin. Dalam kasus tersebut, Polres Lubuk Linggau, Sumsel menetapkan dua orang tersangka Am (39) dan Kr (46), selaku pemasok dan penjual. Selain itu, turut disita barang bukti puluhan kilogram daging oplosan.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Distanak Sebut Pekanbaru Bebas Daging Oplosan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved