www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Inilah Empat Zona Pengembangan Air Bersih Wilayah Pekanbaru
Senin, 07-11-2016 - 07:52:14 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com  - PEKANBARU - Guna mengejar capaian produksi air oleh PDAM setempat serta menekan penggunaan sumur bor, Pemerintah Kota Pekanbaru membagi empat zona pengembangan proyek air bersih.

"Ini bertujuan melakukan percepatan pengadaan air bersih di Pekanbaru," kata Asisten II Bidang Ekonomi Pekanbaru Dedi Gusriady di Pekanbaru, Minggu.

Dedi menjelaskan Pemko sudah merancang pembagian wilayah pembangunan air bersih sesuai peruntukan dan keberadaan intake atau bangunan pengambilan air baku yang lebih dekat untuk satu wilayah.

Ia menerangkan zona satu itu berada di kawasan kota lama dengan cakupan Kecamatan Pekanbaru Kota, Sukajadi, Senapelan, Sail, Lima Puluh,Tampan, Payung Sekaki.

"Proyek dikerjasamakan antara PDAM Tirta Siak dengan pihak ketiga ini dia yang sekarang dibahas dengan spam Proyek Kerjasama Badan Usaha (PKBU)," terang dia.

Selanjutnya sambung Dedi untuk zona dua ada di wilayah Rumbai dan Rumbai Pesisir intakenya ada di Danau Buatan 100 persen dikelola oleh PDAM Tirta Siak.

"Kini sudah berjalan dan jaringan pipanya sudah ada sejak 1972," tegasnya.

Kemudian untuk zona tiga di wilayah Kecamatan Bukit Raya, Marpoyan dan Tampan, pengambilan intakenya dari Sistem Penyediaan Air Minum (Spam) Regional yang dikelola oleh Cipta Karya Provinsi Riau.

Terakir zona empat untuk Kecamatan Tenayan, Pemko akan minta bantuan dana pembangunan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemko sudah pinjamkan tanah kepada PDAM Tirta Siak seluas 1,5 hektare letaknya di Jalan Rejosari Rusunawa untuk lokasi intake.

"Disana akan dibangun intake dengan dana APBN, sekarang dalam tahap perencanaan mudah-mudahan 2017 sudah mulai pembangunan fisiknya," katanya lagi.

Dedi menambahkan dengan upaya pembagian zona ini Pemko yakin untuk dua tahun kedepan ketersediaan air bersih di Pekanbaru oleh PDAM Tirta Siak akan maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

"Mudah-mudahan sudah optimal, tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh. Sehingga tidak ada lagi yang pakai sumur bor," Imbuhnya. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Inilah Empat Zona Pengembangan Air Bersih Wilayah Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved