KOTAKU: Pekanbaru Diupayakan Bebas dari Kawasan Kumuh
Rabu, 26-10-2016 - 06:52:06 WIB
Riau12.com - PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan sosialisasi dan lokakarya mengenai program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Selasa (25/10/2016) di aula BKD. Kegiatan ini merupakan upaya menyatukan persepsi dan pandangan dalam penanganan daerah kumuh di wilayah Kota Bertuah.
Program Kotaku adalah upaya mewujudkan lingkungan pemukiman di perkotaan yang layak huni dan berkelanjutan melalui prakarsa 100-0-100 (seratus-nol-seratus), yakni dengan mencapai 100 persen akses air minum, mengurangi kawasan kumuh hingga nol persen, dan 100 persen akses sanitasi untuk masyarakat Indonesia sampai akhir tahun 2019.
Sekretaris Dinas Cipta Karya Pemrumahan dan Pemukiman Kota Pekanbaru, Erizal mengatakan, kegiatan ini bertujuan menyamakan cara pandang dalam penanganan persoalan kumuh di Pekanbaru, lokarya ini mengajak seluruh stakekholder memahami dan mendukung program Kotaku. Sehingga tujuan nol persen kawasan Kumuh di Pekanbaru dapat terealisasi dengan baik. "Sedangkan pemerintah daerah hanya sebagai nakhoda utama dalam penanganan kumuh di Pekanbaru," ungkapnya.
Kata dia, permasalahan kekumuhan, kemiskinan serta pemukiman padat, bisa diselesaikan dan pada akhirnya bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas permukiman secara komprehensif dan dapat menjadi gerakan di masyarakat dengan sumberdaya yang dimilikinya.
"Melalui sosialisasi ini peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat secara sinergis di bidang perumahan dan pemukiman dalam Kotaku, permasalahan penanganan perumahan dan permukiman kumuh akan lebih cepat tertangani," katanya.
Leader Program Kotaku, Ir M Irvan, menyebutkan program Kotaku tercantum dalam amanat Undang-Undang Dasar 1945. Di mana setiap orang berhak mendapatkan penghidupan yang layak. Sambung dia, dalam menjalankan Program Kotaku, seluruh pokja PKP harus dioptimalkan. "Membangun komuniksi dengan semua pihak agar tujuan utama bebaskan wilayah dari kawasan kumuh dapat tercapai menjadi nol persen kawasan kumuh," jelasnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Satdako Pekanbaru Dedi Gusriadi, menambahkan, Pemko Pekanbaru sangat antusias dan memberikan dukungan pada program KOTAKU membebaskan Pekanbaru dari Kawasan Kumuh. Bahkan kata Dedi, di antara visi dan misi Wali Kota Pekanbaru berkenaan dengan masalah lingkungan.
"RT dan RW harus bersinergi dalam program ini. Mulai dari perencanaan sampai disein dan pelaksanaannya," sampainya. Agar tujuan program tersebut tercapai, maka partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. "Sejauh ini partisipasi dari masyarakat masih kurang terutama berkenaan langsung dengan lahan ketika dibutuhkan perluasan lahan untuk menjadikan lingkungan lebih baik, ungkapnya.
"Agar program Kotaku nanti terpelihara setelah dibangun, maka proses pelaksanaannya perlu melibatkan masyarakat lewat bergotongroyong, mulai dari mendisainnya, hingga membangunnya, Dengan demikian masyarakat akan memeliharanya dengan baik, karena merasa terlibat dalam membangunnya," singkat Dedi.(r12/rp)
Komentar Anda :