www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Wako Firdaus Temukan Zat Berbahaya di Takjil Saat Sidak 3 Pasar Ramadan
Kamis, 09-06-2016 - 10:30:00 WIB
Walikota Pekanbaru DR H Firdaus lakukan sidak di Tiga Pasar Ramadan.
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT bersama tim, Rabu (8/06) membuahkan hasil. Dimana, dari sekian banyak takjil yang dijual pedagang di pasar Ramadhan terbukti mengandung bahan pengawet jenis Borak

"Dari hasil uji laboratorium tadi, kami menemukan mie goreng dan pisang coklat (Piscok) mengandung formalin," ujar Firdaus di Pasar Ramadhan jalan WR Supratman, Gobah, Pekanbaru.

Dikatakan Firdaus, salah satu tujuan Sidak ini untuk mengetahui kualitas makanan yang dijual di pasar Ramadan. 

"Ini tujuan kita melakukan Sidak, ini sidak pertama yang dilakukan Pemko Pekanbaru bersama Disperindag dan Diskes provinsi ," bebernya.

"Untuk selanjutnya, makanan yang terbukti mengandung pengawet akan kami telusuri dimana produksinya," lanjut Firdaus.

Untuk warga, Firdaus mengimbau agar memperhatikan jenis makanan yang akan dibeli. Sebab, tak tertutup kemungkinan makanan tersebut mengandung formalin.

"Kita mencurigai setiap makanan, baik itu makanan kering maupun makanan basah," kata Walikota.

Seperti hasil Sidak berikutnya, dari hasil uji laboratorium Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Pekanbaru terdapat pengawet borak . Sampel yang diuji diambil di pasar Ramadan Jalan WR Supratman, Gobah

"Mie goreng dan yang Piscok (pisang coklat) kita ambil, terbukti mengandung borak yang dapat merusak kesehatan," ujar Firdaus disela-sela Sidak.

Dalam Sidak tersebut, BPOM Pekanbaru mengerahkan tenaga ahli untuk menguji langsung Takjil tersebut. Sehingga, usai dibeli Walikota, makanan tersebut langsung diuji BPOM di mobil khusus.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Wako Firdaus Temukan Zat Berbahaya di Takjil Saat Sidak 3 Pasar Ramadan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved