Plt Kadis PUPR Kampar: Tim Siaga di Titik Rawan Longsor Saat Nataru, Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas
Kamis, 04-12-2025 - 12:25:46 WIB
Riau12.com-Bangkinang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya longsor, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Titik rawan seperti KM100 menjadi perhatian utama mengingat musim hujan dan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.
"Untuk Nataru, kita tetap siaga. Tim stand by di lokasi-lokasi rawan longsor, termasuk koordinasi dengan pihak APBN untuk jalan nasional dan penanganan ruas kabupaten," kata Plt. Kadis PUPR Kampar, Afrudin Amga, dalam sambutannya di peringatan Hari Bhakti PU ke-80, Rabu (3/12).
Amga menyebut beberapa ruas jalan kabupaten masih belum ideal dan menjadi perhatian utama untuk peningkatan ke depan.
Dalam peringatan Hari Bhakti PU yang mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan, Indonesia Maju”, Amga menegaskan semangat tersebut menjadi arah pembangunan di Kabupaten Kampar.
"Tentu kita ingin pembangunan yang merata. Jika infrastruktur berkeadilan diwujudkan, maka Kampar ikut maju," tegasnya.
Sebagai pejabat baru yang dipercaya menjadi Plt Kadis PUPR, Amga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan loyalitas terhadap kepemimpinan agar pelayanan publik berjalan optimal.
"Saya ingin melanjutkan apa yang sudah ditanamkan Pak Kadis sebelumnya, Pak Afdal. Kita harus menjaga kekompakan. Ini rumah kita. Kalau ada yang ingin merusak rumah kita, tentu kita wajib menjaga dan melindunginya," ujarnya.
Amga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah tujuan utama, sehingga seluruh pegawai harus bekerja solid dan profesional.
Ia juga menjelaskan sejarah Hari Bhakti PUPR yang lahir dari peristiwa gugurnya tujuh pegawai Pekerjaan Umum dalam serangan tentara Belanda di Gedung Sate, Bandung, pada 3 Desember 1945.
"Hari ini kita melaksanakan apel sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan kita, tujuh orang pegawai PU yang gugur saat mempertahankan Gedung Sate. Pengorbanan mereka menjadi dasar semangat kami dalam bekerja," ujar Amga.
Komentar Anda :