www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Plt Kadis PUPR Kampar: Tim Siaga di Titik Rawan Longsor Saat Nataru, Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas
Kamis, 04-12-2025 - 12:25:46 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Bangkinang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya longsor, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Titik rawan seperti KM100 menjadi perhatian utama mengingat musim hujan dan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.

"Untuk Nataru, kita tetap siaga. Tim stand by di lokasi-lokasi rawan longsor, termasuk koordinasi dengan pihak APBN untuk jalan nasional dan penanganan ruas kabupaten," kata Plt. Kadis PUPR Kampar, Afrudin Amga, dalam sambutannya di peringatan Hari Bhakti PU ke-80, Rabu (3/12).

Amga menyebut beberapa ruas jalan kabupaten masih belum ideal dan menjadi perhatian utama untuk peningkatan ke depan.

Dalam peringatan Hari Bhakti PU yang mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan, Indonesia Maju”, Amga menegaskan semangat tersebut menjadi arah pembangunan di Kabupaten Kampar.

"Tentu kita ingin pembangunan yang merata. Jika infrastruktur berkeadilan diwujudkan, maka Kampar ikut maju," tegasnya.

Sebagai pejabat baru yang dipercaya menjadi Plt Kadis PUPR, Amga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan loyalitas terhadap kepemimpinan agar pelayanan publik berjalan optimal.

"Saya ingin melanjutkan apa yang sudah ditanamkan Pak Kadis sebelumnya, Pak Afdal. Kita harus menjaga kekompakan. Ini rumah kita. Kalau ada yang ingin merusak rumah kita, tentu kita wajib menjaga dan melindunginya," ujarnya.

Amga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah tujuan utama, sehingga seluruh pegawai harus bekerja solid dan profesional.

Ia juga menjelaskan sejarah Hari Bhakti PUPR yang lahir dari peristiwa gugurnya tujuh pegawai Pekerjaan Umum dalam serangan tentara Belanda di Gedung Sate, Bandung, pada 3 Desember 1945.

"Hari ini kita melaksanakan apel sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan kita, tujuh orang pegawai PU yang gugur saat mempertahankan Gedung Sate. Pengorbanan mereka menjadi dasar semangat kami dalam bekerja," ujar Amga.

 




 
Berita Lainnya :
  • Plt Kadis PUPR Kampar: Tim Siaga di Titik Rawan Longsor Saat Nataru, Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved