Siswa SD Meninggal Diduga karena Bullying, DPRD Pekanbaru Minta Semua Sekolah Dipasang CCTV
Rabu, 03-12-2025 - 08:48:55 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Kasus dugaan bullying yang menyebabkan meninggalnya seorang siswa SDN 108 Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, kembali menjadi sorotan DPRD Kota Pekanbaru. Peristiwa tragis tersebut membuat sejumlah anggota legislatif meminta Pemerintah Kota Pekanbaru memperketat sistem pengawasan di seluruh sekolah.
Anggota DPRD Pekanbaru, Firman MSi, mendesak Pemko melalui Dinas Pendidikan (Disdik) agar segera meningkatkan standar keamanan dan pengawasan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Kita minta setiap sekolah dipasang CCTV apabila anggarannya tersedia. CCTV diperlukan agar kita tahu apa yang sebenarnya terjadi di lingkungan sekolah," ujar Firman, Selasa (2/12/2025).
Ia menjelaskan, keberadaan CCTV sangat penting untuk membantu guru memantau aktivitas siswa dan menjadi alat bukti apabila terjadi tindak kekerasan atau perundungan. Firman menilai banyak kasus bullying justru terjadi di tempat yang luput dari pengawasan langsung.
"CCTV ini penting, tidak hanya di lorong dan kelas, tapi juga akses menuju toilet, karena kadang perundungan terjadi di tempat yang tidak terlihat guru atau penjaga sekolah," tambahnya.
Wakil rakyat dari Dapil Bukit Raya-Sail itu juga mengaku sangat prihatin atas insiden yang terjadi di SDN 108. Ia menegaskan bahwa guru dan pihak sekolah memegang peran besar dalam memastikan keamanan siswa, baik di dalam kelas maupun saat jam istirahat.
"Harapannya, guru-guru lebih memperhatikan anak-anak. Jangan sampai perundungan terjadi lagi, baik di sekolah ini maupun di sekolah lainnya," tegas Firman.
DPRD Pekanbaru berharap kejadian ini menjadi evaluasi serius bagi seluruh sekolah untuk memperketat pengawasan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi seluruh siswa.
Komentar Anda :