www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pemko Pekanbaru Perkuat Pengawasan Makan Bergizi Gratis, Targetkan Jangkauan ke 100 Sekolah
Senin, 03-11-2025 - 13:18:21 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan makanan yang disajikan bagi peserta didik tetap sehat dan berkualitas.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru sekaligus Ketua Satgas MBG, Zulhelmi Arifin, menyampaikan bahwa program ini belum menjangkau seluruh sekolah di wilayah kota. Salah satu kendala utama adalah jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih terbatas.

"Saat ini program MBG baru berjalan di beberapa sekolah saja. Kami masih berupaya memperluas jangkauan agar bisa dirasakan seluruh peserta didik," ujar Zulhelmi.

Data Satgas MBG mencatat, sebanyak 72.821 peserta didik dari 240 sekolah telah menerima manfaat program ini. Meski begitu, angka tersebut masih jauh dari target ideal yang ingin dicapai Pemko Pekanbaru.

Zulhelmi menjelaskan bahwa agar program bisa merata hingga wilayah pinggiran, dibutuhkan sedikitnya 100 SPPG aktif. Saat ini, jumlah unit yang beroperasi baru mencapai 36 SPPG, sehingga pengawasan belum bisa dilakukan secara menyeluruh.

"Dengan jumlah SPPG yang masih terbatas, tentu pengawasan kami juga belum maksimal," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tim pengawas fokus memeriksa kualitas bahan pangan segar yang digunakan dalam menu MBG di sekolah. Pemeriksaan dilakukan secara rutin untuk memastikan bahan tersebut aman dikonsumsi dan bebas dari zat berbahaya.

"Kami memastikan bahan pangan yang digunakan tetap segar dan layak konsumsi. Meski pengawasan belum sepenuhnya merata, sejauh ini tidak ditemukan indikasi penggunaan bahan berbahaya di SPPG yang aktif," tutup Zulhelmi.




 
Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru Perkuat Pengawasan Makan Bergizi Gratis, Targetkan Jangkauan ke 100 Sekolah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved