Layanan KTP dan KIA Terpaksa Tertunda Akibat Sistem Server Disdukcapil Pekanbaru yang Tiba-tiba Lumpuh
Riau12.com-PEKANBARU – Mesin pencetak diam, layar komputer tak merespons. Sejak Selasa (15/7/2025), ruangan pelayanan Disdukcapil Kota Pekanbaru, Riau mendadak lengang akibat lumpuhnya sistem server yang menopang layanan perekaman dan pencetakan KTP-el serta Kartu Identitas Anak (KIA).
Sejumlah warga yang datang dengan harapan membawa pulang dokumen kependudukan penting harus gigit jari. Sistem yang biasanya melayani ribuan warga per harinya kini tak mampu beroperasi akibat gangguan teknis mendadak.
“Perangkat kami tidak dapat terhubung dengan sistem pusat. Proses perekaman dan pencetakan otomatis tertunda,†ujar Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita.
Situasi ini membuat layanan utama seperti perekaman data biometrik untuk KTP-el dan pencetakan KIA dihentikan sementara. Warga yang datang pun diminta bersabar dan menunda urusannya sampai pemberitahuan resmi dikeluarkan.
“Perbaikan sedang kami lakukan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami tahu ini berdampak, terutama bagi masyarakat yang sedang butuh cepat,†sambung Irma.
Gangguan terjadi karena beban pada server yang meningkat drastis atau gangguan jaringan internal. Akibatnya, sistem tidak mampu menampung permintaan layanan yang terus melonjak. Keputusan penghentian sementara pun diambil demi menghindari risiko pencetakan data yang salah atau tidak valid.
“Salah satu prioritas kami adalah memastikan setiap dokumen yang dicetak akurat dan sah secara hukum. Karena itu, langkah penghentian ini perlu diambil agar tak merugikan masyarakat di kemudian hari,†jelasnya.
Meski dua layanan utama terhenti, Irma memastikan bahwa layanan kependudukan lainnya yang tidak bergantung pada sistem server masih tetap berjalan. “Kami tetap melayani keperluan seperti legalisasi dan pengambilan dokumen yang sudah jadi,†tambahnya.
Bagi masyarakat yang benar-benar dalam kondisi mendesak, Disdukcapil membuka ruang komunikasi langsung. Warga bisa menghubungi petugas untuk mencari solusi alternatif sementara.
Disdukcapil juga mengimbau warga agar tidak termakan kabar simpang siur. “Informasi resmi hanya kami sampaikan melalui kanal resmi. Mohon abaikan kabar dari sumber yang tidak kredibel,†tegas Irma.
Namun, Disdukcapil menyatakan komitmennya untuk segera memulihkan layanan dan mencegah gangguan serupa di masa mendatang.
“Kesabaran masyarakat adalah kekuatan kami saat ini. Kami akan terus berupaya agar layanan segera pulih dan berjalan lebih baik dari sebelumnya,†tutup Irma.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :