Hasil Hearing Komisi IV DPRD dengan Dishub Pekanbaru : Dari Persoalan Pak Ogah Hingga PJU yang Banyak Padam
Riau12.com-PEKANBARU - Hasil hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru dengan Dishub Pekanbaru, Kamis (10/7/2025), fokus membahas kinerja dan PR yang masih menjadi keluhan warga.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan krusial dibahas.
Mulai dari maraknya keberadaan pak ogah hampir di setiap u-turn, banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi, hingga evaluasi keberadaan u-turn di beberapa ruas jalan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan menegaskan, bahwa keberadaan pak ogah di sejumlah u-turn atau persimpangan jalan, sudah banyak meresahkan masyarakat, serta mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Kami menerima banyak aduan dari warga terkait aktivitas pak ogah yang masih eksis beroperasi. Ini harus segera ditindaklanjuti, ditertibkan,†kata Nurul Ikhsan kepada Tribunpekanbaru.com.
Selain itu, persoalan PJU yang padam di berbagai ruas jalan juga menjadi sorotan utama.
Komisi IV menilai hal ini sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama di malam hari.
Legislator meminta, PJU yang padam tersebut, segera diganti dengan lampu baru.
Baik itu di kawasan pusat kota, apalagi di pinggiran kota, seperti di Rumbai, Panam, Marpoyan Damai, Bukitraya dan lainnya.
"Termasuk juga masalah u-turn yang menambah kemacetan. Seperti di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan HR Subrantas, termasuk juga di Jalan Sudirman," pintanya.
Komisi IV menyakini, Dishub punya komitmen tinggi untuk menyelesaikan PR ini. Meski nantinya melihat kemampuan anggaran yang tersediam
Lebih dari itu, Komisi IV meminta Dishub untuk lebih proaktif dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Satpol PP dan kepolisian, untuk mengatasi keberadaan pak ogah.
"Kita juga dorong agar pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Dishub lebih ditingkatkan, demi pelayanan publik yang optimal," harapnya.
Plt Kepala Dishub Kota Pekanbaru Sunarko menjelaskan, untuk kemacetan di titik rawan, pihaknya sudah membahas dan juga mengkajinya dengan instansi terkait.
Kini tinggal percepatannya untuk penanganan kemacetan di Pekanbaru.
"Kita sedang mengevaluasi itu semua. Termasuk keberadaan Pak Ogah, perbaikan PJU dan beberapa u-turn akan dibuka. Seperti u-turn di Jalan Tuanku Tambusai," sebutnya.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :