Realisasi Pajak Daerah Pekanbaru Kuartal I 2025 Lampaui Target
Sabtu, 12-04-2025 - 11:23:30 WIB
Riau12.com-PEKANBARU — Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat realisasi penerimaan pajak daerah sebesar Rp248 miliar pada kuartal I tahun 2025. Angka ini melampaui target awal sebesar Rp201 miliar, atau setara 123 persen dari proyeksi yang telah ditetapkan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan tren positif dalam kinerja pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor perpajakan.
“Dari target triwulan I tahun ini, awalnya kami menargetkan Rp201 miliar. Alhamdulillah, realisasinya jauh melampaui target,†ujar Alek pada Jumat (11/4/2025).
Ia menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan akumulasi dari 11 jenis pajak daerah yang dikelola Pemko Pekanbaru. Sebagian besar objek pajak tersebut telah menunjukkan performa optimal, dengan realisasi mendekati atau melebihi 100 persen dari target triwulan.
Beberapa sektor unggulan penyumbang terbesar pendapatan pajak antara lain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkotaan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak kendaraan bermotor, pajak hotel, dan pajak restoran.
“Kami terus menggali potensi dari sektor-sektor ini untuk meningkatkan kontribusinya terhadap PAD,†tambahnya.
Untuk tahun 2025, Bapenda Pekanbaru menargetkan total pendapatan pajak daerah sebesar Rp1,1 triliun. Alek optimistis target tersebut dapat tercapai, seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian kota dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
“Pajak daerah adalah tulang punggung PAD. Ini menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah,†ujarnya.
Hingga akhir Maret 2025, total realisasi PAD Kota Pekanbaru telah mencapai sekitar 30 persen dari target tahunan. Pemerintah kota menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan penerimaan pajak sebagai dasar dalam pembiayaan infrastruktur dan pelayanan publik.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi PAD agar pembangunan kota bisa berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,†tutup Alek, seperti yang dilansir dari bisnis.(***)
Sumber: Halloriau
Komentar Anda :