www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Flyover Simpang SKA Dinilai Gagal Atasi Macet, Pengamat: Ini Bisa Jadi Bukti dari Perencanaan yang Amburadul
Selasa, 11-03-2025 - 09:35:53 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Meski telah berdiri dengan gagah, namun flyover di Simpang SKA dinilai gagal menunaikan fungsi utamanya, yakni mengurai kemacetan arus lalu lintas di kawasan itu.

Pasalnya, hingga saat ini tumpukan kendaraan masih kerap terjadi setiap hari di salah satu persimpangan paling sibuk di Kota Pekanbaru tersebut. Sementara di sisi kain, jumlah kendaraan yang melintasi flyover tersebut tidaklah seberapa.

Merespons kondisi itu, pengamat perkotaan dari Universitas Islam Riau (UIR), Apriyan D Rakhmat, M.Env.menilai, kondisi yang terjadi saat ini bisa jadi sebagai bukti dari perencanaan yang amburadul.

Seperti dituturkan Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik UIR ini, Senin (10/3/2025), sebelum sebuah fasilitas umum dibangun pemerintah, harus didahului dengan kajian akademik yang mendalam.

“Tujuannya tentu saja supaya fasilitas umum yang akan dibangun bisa berfungsi secara maksimal, sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.

Khusus terkait flyover SKA, hal serupa juga seharusnya juga dilakukan. Khususnya harus ada kajian tentang arus lalu lintas di kawasan itu.

Namun kondisi yang terjadi saat ini, kendaraan yang melintas di bawah flyover ternyata jauh lebih banyak dibanding kendaraan yang melintas di atasnya. Akibatnya, kemacetan parah tetap saja terjadi meski flyover telah berdiri dengan megah di kawasan itu.

“Ini yang jadi pertanyaan, bagaimana pihak terkait melakukan kajian arus lalu lintas di Simpang SKA ketika itu. Apakah memang dilakukan kajian secara mendalam atau sebaliknya, secara amburadul. Hasilnya bisa dilihat dari kondisi yang terjadi saat ini. Kalau perencanaan hingga kajian lalu lintasnya dilakukan secara sungguh-sungguh, saya pikirnya hasilnya tidak akan seperti ini,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Apriyan D Rakhmat mengatakan, apa yang terjadi saat ini adalah pembelajaran bagi pemerintah, supaya hal serupa tidak terulang.

“Sayang kan, berapa banyak yang rakyat yang dipakai jadi sia-sia. Apalagi untuk membangun sebuah flyover membutuhkan dana mulai puluhan hingga seratusan miliar,” tegasnya lagI.

Sebelumnya, pengamat perkotaan Universitas Riau, Dr. Ihsan menikah, desain fly over SKA seharusnya dirancang untuk menghubungkan ruas Jalan Tuanku Tambusai ke Jalan Tuanku Tambusai ujung, mengingat arus kendaraan di jalur tersebut jauh lebih padat dibandingkan ruas lainnya.

Ia menjelaskan, kendaraan yang datang dari Jalan Sukarno-Hatta sebagian besar mengarah ke Jalan Tuanku Tambusai, baik dari arah Jalan Arifin Ahmad maupun Jalan Riau.

Namun, flyover yang ada saat ini justru tidak memfasilitasi aliran lalu lintas utama tersebut, sehingga kendaraan tetap menumpuk di bawah fly over saat berada di Simpang SKA.

Tumpukan kendaraan ini semakin bertambah pada jam-jam sibuk, terutama di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Flyover Simpang SKA Dinilai Gagal Atasi Macet, Pengamat: Ini Bisa Jadi Bukti dari Perencanaan yang Amburadul
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved