www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kembali Jadi Sorotan, RSD Madani Kali Ini Dilaporkan Menelantarkan Pasien Patah Tangan
Rabu, 08-01-2025 - 09:34:15 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -Riau12.com- Rumah Sakit Saerah (RSD) Madani Pekanbaru kembali menjadi sorotan. Rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) ini dilaporkan menelantarkan pasien patah tangan.

Pasien bernama Kenny Rosman, warga Rumbai Timur berobat ke RSD Madani, Selasa ()7/01/2025) pagi menggunakan program Universal Health Coverage (UHC), namun tak bisa langsung ditangani.

"Awalnya, sempat ditolak pihak rumah sakit, karena mereka mengaku tidak bisa langsung menerima pasien UHC. Meski warga Kota Pekanbaru, harus dirawat dulu di Puskesmas, baru bisa dirujuk ke RSD Madani," ungkap Kenny.

Dikatakannya, setelah keluarganya menghubungi Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru, barulah ia mendapatkan perawatan pertama di RSD Madani. Kemudian di-rontgen dan diminta menunggu dokter spesialis.

"RSD Madani menyebutkan dokter spesialis sedang cuti, dan tidak bisa dilakukan penanganan selanjutnya.
Kami minta ditangani dokter umum saja, namun setelah menunggu sampai sore, akhirnya kami disuruh ke rumah sakit lain untuk penanganan selanjutnya. Ini memilukan kenapa kami dibuat seperti ini," jelasnya.

Menanggapi ini, anggota DPRD Pekanbaru Zulkardi menyayangkan pelayanan yang dilakukan RSD Madani Pekanbaru ini. Kata Zulkardi, sekelas RSD Madani yang punya fasilitas medis lengkap, harusnya bisa melayani pasien penyakit apapun, terutama pasien UHC, yang memang merupakan program pemerintah untuk semua masyarakat Kota Pekanbaru.

"Ini bukan kasus yang pertama, catatan kami dalam beberapa bulan terakhir, ini sudah kasus kesekian kalinya pasien ditelantarkan. Sebelumnya akhir Desember 2024 lalu ada pasien meninggal dunia bernama Lolya, dikarenakan lambannya penanganan hingga dirujuk ke rumah sakit lain, kemudian di tengah perjalanan meninggal dunia," cakapnya.

Ia menegaskan, RSD Madani sebagai rumah sakit pemerintah, harusnya menjadi contoh pelayanan terbaik bagi rumah sakit lainnya.

"Ini preseden buruk bagi kita semua, bagaimana buruknya manajemen rumah sakit Madani. Mungkin masih banyak warga yang mengeluhkan pelayanan di sana. Perlu digaris bawahi, program UHC itu untuk masyarakat Kota Pekanbaru, bukan untuk keluarga pejabat atau lainnya," tegasnya.

Tak hanya itu, Zulkardi juga meminta Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat, untuk mencopot Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSD Madani.
Sebab, semenjak kepemimpinannya sudah banyak kasus yang terjadi, baik itu internal, apalagi dalam hal pelayanan, seperti hasil Sidak Komisi III DPRD Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Supaya tidak ada korban lagi, kami minta Plt Direktur (RSD Madani) diganti saja. Sayang, predikat buruk terus disematkan. Dari kasus-kasus yang ada, kami rasa Pak Pj Wako sudah bisa mengambil keputusan tegas," pungkasnya.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Kembali Jadi Sorotan, RSD Madani Kali Ini Dilaporkan Menelantarkan Pasien Patah Tangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved