www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Penumpang Super Air Jet Jakarta- Pekanbaru Terjebak 2 Jam di dalam Pesawat, Begini Tanggapan Angkasa Pura II
Jumat, 27-12-2024 - 10:45:47 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko, membantah pernyataan pilot Super Air Jet IU 914 yang menyebutkan bahwa keterlambatan penerbangan disebabkan oleh tidak adanya perpanjangan jam operasional Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

"Kacau itu pilotnya. Kami selalu memberikan perpanjangan (extend) dan tidak pernah menolak permohonan dari maskapai. Bahkan saat Lebaran lalu, kami pernah memberikan extend hingga pukul 02.30 dini hari," tegas Radityo, Jumat (27/12/2024).

Menurutnya, alasan bahwa Bandara Pekanbaru hanya beroperasi hingga pukul 21.00 WIB tidak relevan dan tidak tepat. "Bandara kami buka hingga pukul 21.00 WIB, tetapi jika ada permohonan extend, kami selalu mengakomodasi, apalagi untuk kepentingan penumpang," jelasnya.

Pernyataan Radityo ini muncul setelah insiden penumpang Super Air Jet IU 914 rute Jakarta-Pekanbaru yang terjebak selama dua jam di dalam pesawat tanpa penjelasan memadai. Sebelumnya, pilot maskapai tersebut mengumumkan melalui pengeras suara bahwa keterlambatan terjadi karena sedang menunggu persetujuan perpanjangan jam operasional bandara.

Insiden ini sempat memicu keresahan di antara penumpang. Mereka mengeluhkan penahanan di dalam kabin tanpa kejelasan. Situasi semakin memanas hingga beberapa penumpang mengancam turun massal dari pesawat.

Radityo menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihak Bandara Sultan Syarif Kasim II selalu mendukung kebutuhan operasional maskapai, terutama saat situasi mendesak. "Kami berharap maskapai lebih transparan dan profesional dalam memberikan informasi kepada penumpang," tambahnya.

Hingga kini, pihak Super Air Jet belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. Penumpang pun masih menunggu klarifikasi dan tanggung jawab maskapai atas kejadian yang dianggap merugikan mereka. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Penumpang Super Air Jet Jakarta- Pekanbaru Terjebak 2 Jam di dalam Pesawat, Begini Tanggapan Angkasa Pura II
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved