www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Tahun Depan MUI Pekanbaru Rilis Buku Profil Ulama Pekanbaru, Ada Imam Tahir Hingga Tenas Efendi
Kamis, 26-12-2024 - 14:40:45 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU -Riau12.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru, tahun depan akan meluncurkan buku profil ulama Pekanbaru. Nantinya, buku itu akan berisi tentang puluhan ulama yang berperan dalam menyiarkan agama Islam di Pekanbaru.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Penelitian Profil Ulama Pekanbaru Dr Sri Nurhayati dalam Focus Group Discussion (FGD) Profil Ulama Pekanbaru, di Kantor MUI Pekanbaru, Kamis (26/12/2024).

Sri Nurhayati mengatakan, tujuan dari penulisan buku Profil Ulama Pekanbaru ini adalah untuk mengenalkan ulama Pekanbaru yang pernah ada dan sudah berbuat dalam menyiarkan agama Islam di Pekanbaru.

Dikatakannya, para ulama yang masuk dalam profil ulama Pekanbaru ini bukanlah ulama yang masih hidup, akan tetapi mereka yang sudah wafat. Para ulama yang ditulis adalah ulama yang pernah berkontribusi dalam menyebarluaskan agama Islam di Pekanbaru.

"Kriterianya tentu para ulama yang memiliki kontribusi dan berkiprah dalam menyiarkan agama di Pekanbaru," ujar Sri.

Ia menyebut, profil ulama yang akan ditulis nantinya tidaklah secara historis. Profil mereka yang akan ditulis lebih kepada biografi masing-masing ulama.

Dalam menetapkan ulama mana saja yang akan dirilis dalam buku Profil Ulama Pekanbaru, dia menyebut ada beberapa kriteria yang dijadikan dasar. Para ulama yang akan dirilis dalam buku itu di antaranya, pernah menjadi tokoh pergerakan, tokoh pendidikan, cendekiawan, tokoh masyarakat, dan penceramah.

Berdasarkan kriteria itu, tim peneliti awalnya menetapkan 42 nama ulama yang akan dimasukkan dalam daftar Profil Ulama Pekanbaru. Namun setelah dilakukan survei oleh tim, pihaknya mengerucutkannya menjadi 33 nama ulama.

Selanjutnya tim kembali melakukan pendataan terhadap profil ulama tersebut dan didapatkan 27 ulama. Tak sampai disitu, setelah dilakukan diskusi dan beberapa masukan dan saran, ada tiga ulama tambahan yang dinilai masuk dalam kategori ulama Pekanbaru.

"Dari masukan dan saran itu, kemungkinan akan ada 30 nama ulama Pekanbaru yang akan ditulis dalam buku Profil Ulama Pekanbaru," jelasnya.

Beberapa nama yang akan masuk dalam daftar Profil Ulama Pekanbaru itu yakni, Hasyim Arsyad, Badar Ali Majid, Raja Rusli, Helmi Karim, Sulaiman Abdullah, Tenas Efendi.

Kemudian juga ada H Ilyas M Ali, merupakan Rektor pertama IAIN Susqa Riau yang sekarang dikenal UIN Suska. Kemudian Abdul Jalil, pendiri Universitas Islam Riau (UIR). Selanjutnya H Imam Tahir, imam pertama Masjid Raya Senapelan, dan H Zaini Khalil Ali pendiri RS Ibnu Sina.

Ada puluhan nama lagi yang tengah disusun oleh tim peneliti untuk dikumpulkan menjadi satu dalam Profil Ulama Pekanbaru.

Sementara itu, Ketua MUI Pekanbaru Prof Akbarizan mengatakan, ulama yang akan diprofilkan dalam buku ini adalah mereka yang semasa hidupnya aktif berdakwah dan menjadi panutan masyarakat.

"Profil ini kami dedikasikan untuk ulama yang tinggal, beraktivitas di Pekanbaru, memiliki banyak jamaah, dan sudah meninggal dunia. Syarat utamanya adalah ulama yang telah wafat," katanya.

Ia menegaskan, alasan MUI memilih ulama yang telah wafat adalah karena kontribusi mereka dapat dinilai secara utuh hingga akhir hayat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka benar-benar memberikan teladan yang baik sepanjang hidup.

"Kalau ulama yang masih hidup, kita belum bisa memastikan apakah mereka tetap istiqamah hingga akhir hayatnya. Jangan sampai kita buat profilnya, tapi di kemudian hari malah ada hal yang kurang pantas dijadikan panutan," pungkasnya.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Tahun Depan MUI Pekanbaru Rilis Buku Profil Ulama Pekanbaru, Ada Imam Tahir Hingga Tenas Efendi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved