www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dua Alat Berat Rusak Sejak Pekan Lalu, Tumpukan Sampah Menggunung di TPA Muara Fajar
Senin, 16-12-2024 - 15:39:48 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Dua alat berat yang beroperasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar mengalami kerusakan sejak akhir pekan lalu, mengakibatkan tumpukan sampah menggunung dan menghambat proses bongkar muat sampah dari truk ke TPA.

Kerusakan ini menyebabkan antrean panjang truk pengangkut sampah, yang memperburuk kondisi pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Menanggapi situasi itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat SSTP, langsung turun ke TPA Muara Fajar, Senin (16/12/2024). Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Roni segera mengupayakan pinjaman alat berat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan pihak swasta.

"Karena alat berat rusak, sampah menumpuk. Kami sudah meminta bantuan dari provinsi dan pihak swasta untuk mengatasi masalah ini," ujar Roni.

Setelah alat berat dipinjam dan mulai beroperasi, pembersihan area bongkar segera dilakukan agar truk pengangkut sampah dapat masuk tanpa hambatan.

"Sekarang lokasi sudah dibersihkan, armada truk bisa bongkar sampah dengan lancar, tidak ada kendala lagi," jelasnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLHK Pekanbaru, Wendi Yuliasdi, sebelumnya melaporkan bahwa kerusakan pada dua alat berat tersebut terjadi sejak Jumat (13/12/2024).

Satu unit alat berat mengalami kerusakan pada rantai, sementara unit lainnya mengalami kebocoran oli yang parah.

"Bulldozer mengalami kerusakan pada tracklink, sedangkan excavator bocor pada sealboom-nya. Kebocoran oli membuat biaya operasional sangat tinggi, karena dalam dua jam saja alat tersebut membutuhkan 30 liter oli," kata Wendi.

Kerusakan ini, menurut Wendi, berdampak signifikan pada aktivitas pengelolaan sampah di TPA. Namun, ia memastikan pihaknya telah berupaya maksimal untuk menangani persoalan tersebut. "Kami sudah melakukan berbagai langkah agar operasional di TPA tetap berjalan," tutupnya. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Dua Alat Berat Rusak Sejak Pekan Lalu, Tumpukan Sampah Menggunung di TPA Muara Fajar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved