www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Efek OTT KPK di Pekanbaru, Sebabkan Aktivis Desak Kasus Lain Dibongkar
Selasa, 03-12-2024 - 13:52:33 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU-Riau12.com- Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Pekanbaru menyeret Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan sejumlah pejabat Pemko Pekanbaru, Senin (2/12/2024) malam.

Peristiwa ini memantik perhatian berbagai kalangan, termasuk Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Majelis Penyelamat, Bobby Kurniawan.

Kepada CAKAPLAH.com, Bobby mendesak Kepolisian Daerah Riau dan penyidik KPK untuk mendalami kasus ini secara menyeluruh. Ia menduga, selain kasus yang sudah terungkap, ada kejahatan lain yang mungkin dilakukan oleh oknum tersebut.
Apalagi di momen Pilkada seperti ini, saya menduga adanya tindak penyelewengan jabatan yang dilakukan oleh oknum tersebut," ujar Bobby.

Lebih lanjut, Bobby menyoroti potensi adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru selama masa jabatan Risnandar.

Ia juga menuding adanya ketidaknetralan dalam penyelenggaraan Pilkada, bahkan mengindikasikan adanya dugaan suap untuk mendukung salah satu pasangan calon.

Ia juga menuding adanya ketidaknetralan dalam penyelenggaraan Pilkada, bahkan mengindikasikan adanya dugaan suap untuk mendukung salah satu pasangan calon.

"Dari awal, gerak-gerik oknum ini sudah menunjukkan ketidaknetralan dalam momen politik di Pekanbaru. Kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Pusat untuk turun langsung dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum tersebut," tegasnya.

Bobby juga mengkritik kinerja Risnandar sebagai pejabat pilihan Pemerintah Pusat. Menurutnya, tindakan Risnandar mencerminkan ketidakprofesionalan dalam mengemban amanah sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru.

Ia berharap penyidik KPK dapat membuka seluruh potensi kejahatan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. "Saya yakin ada banyak penyimpangan lain yang terjadi. Kami mendesak agar semua ini diungkap secara terang benderang," tutup Bobby.(***)

Sumber: Cakaplah




 
Berita Lainnya :
  • Efek OTT KPK di Pekanbaru, Sebabkan Aktivis Desak Kasus Lain Dibongkar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved