www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kasus HIV di Pekanbaru Capai 434 Kasus, Ada Lagi Stigma dan Diskriminasi Terhadap ODHA
Sabtu, 30-11-2024 - 15:22:39 WIB

TERKAIT:
   
 

 Riau12.com- PEKANBARU - Data dari Dinas Kesehatan kota, total kasus HIV di Pekanbaru hingga Oktober 2024 ini sudah mencapai 434 kasus.

Para Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) harus mendapat akses terhadap layanan kesehatan yang setara. Mereka mendapat layanan itu tanpa stigma dan diskriminasi.
Hal ini jadi pesan penting yang disampaikan dalam Peringatan Hari AIDS Sedunia, Minggu (1/12/2024) besok.

Apalagi tema peringatan kali ini yaitu Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pekanbaru, Hasan Supriyanto menyebut bahwa sejumlah pihak dari lintas instansi dan organisasi ambil bagian menyuarakan hal itu di area Car Free Day (CFD). Mereka ingin menyampaikan pesan tersebut agar tidak ada stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.
"Maka kami butuh dukungan semua pihak, agar  menumbuhkan kesadaran dan kepedulian dalam mencegah penularan HIV dan AIDS," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (30/11/2024).

Hasan juga menjabarkan bahwa KPA Riau mencatat berdasar data Dinas Kesehatan Riau, kasus HIV tahun 2024 ini mencapai 750 kasus.
Ratusan kasus ini menyebar di sejumlah daerah yang tercatat dari Januari hingga September.

Sedangkan kasus AIDS tercatat sebanyak 205 kasus dalam periode yang sama.

Ia menilai peran serta semua pihak diperlukan karena epidemi HIV dan AIDS memiliki keterkaitan dengan aspek dan sektor lain.
"Jadi bukan tidak hanya aspek dan sektor kesehatan saja," ujarnya.

Dirinya menyebut bahwa secara umum  kebanyakan faktor penularan kasus HIV dan AIDS di Riau dari hubungan seksual.
Temuan kasus karena faktor heteroseksual menyebabkan epidemi HIV dan AIDS masuk dalam lingkungan keluarga.

"Kondisi ini dapat berdampak pada sektor lain seperti sosial dan ekonomi. Untuk itu, upaya untuk menumbuhkan ketahan keluarga menjadi penting dan strategis diupayakan," pesannya.
Dirinya menilai pengembangan fasilitas layanan kesehatan masyarakat termasuk layanan untuk masyarakat yang sudah terinfeksi HIV harus jadi perhatian.

Ia menyebut bahwa dukungan terhadap pengidap HIV juga patut dilakukan dengan tidak memberikan stigma dan diskriminasi.
"Sebab seorang pengidap HIV masih memiliki hak dasar kehidupan yang sama dengan yang lainnya termasuk hak mendapat pelayanan kesehatan," ulasnya.

Hasan menambahkan bahwa satu bentuk kepedulian terhadap upaya penanggulangan AIDS adalah dengan adanya kelompok masyarakat yang peduli dalam penanggulangan AIDS. 
Ada sejumlah kelompok masyarakat, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), NGO peduli AIDS, organisasi profesi bahu membahu secara swadaya melaksanakan peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Kota Pekanbaru.

"Kami bakal menggelar aksi simpatik di area Car Free Day. Kami melalui aksi ini bakal menyampaikan ke masyarakat luas, pesan-pesan moral dalam penanggulangan AIDS," tuturnya.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru 




 
Berita Lainnya :
  • Kasus HIV di Pekanbaru Capai 434 Kasus, Ada Lagi Stigma dan Diskriminasi Terhadap ODHA
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved