Hingga November 2024, 245 Ribu Warga Pekanbaru Masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Sabtu, 30-11-2024 - 11:14:13 WIB
PEKANBARU – Jumlah masyarakat miskin dan rentan miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Pekanbaru mencapai 245.587 jiwa, dengan total 87.313 Kepala Keluarga (KK) hingga 20 November 2024. Data ini akan menjadi acuan prioritas untuk pemberian bantuan dari Pemerintah Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Pusat.
"Hingga 20 November 2024, DTKS mencatat 245.587 jiwa, atau 87.313 KK. Data ini bersifat dinamis, bisa bertambah atau berkurang. Untuk saat ini, jumlahnya bertambah," kata Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Dr. H. Idrus, M.Ag, Jumat (29/11/2024).
Pendataan Masif Sebabkan Peningkatan DTKS Idrus menjelaskan, bertambahnya jumlah masyarakat yang masuk dalam DTKS disebabkan oleh intensifikasi pendataan yang dilakukan oleh petugas Dinas Sosial di lapangan.
"Penambahan ini mungkin karena sebelumnya pendataan tidak dilakukan secara masif. Sekarang, kami rutin melakukan pendataan, termasuk melalui program santunan kematian, di mana salah satu syaratnya adalah harus terdaftar dalam DTKS," jelas Idrus.
Idrus juga menjelaskan bahwa DTKS tidak hanya mencakup masyarakat miskin, tetapi juga kelompok rentan miskin. Kelompok rentan miskin ini berisiko jatuh ke dalam kemiskinan jika tidak ada intervensi atau perubahan pola hidup.
"DTKS itu mencakup dua kategori: miskin dan rentan miskin. Rentan miskin adalah mereka yang masih memiliki potensi untuk jatuh ke kemiskinan jika tidak ada upaya peningkatan kesejahteraan," tambahnya.
DTKS menjadi basis data utama untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperbarui data ini untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin di kota ini.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :